Tulisan ini saya ambil dari email yang masuk ke inbox saya setelah diforward oleh beberapa orang. Kemudian saya tuangkan ke dalam blog ini. Menyentuh,mengharukan,dan membuka mata kita bahwa apa yang kita miliki sekarang ini belum tentu dimiliki juga oleh orang lain. Lalu nikmat Tuhan yang manakah yang engkau dustakan ?
Ada saja yang kita keluhkan dari apa yang telah TUhan berikan kepada kita. Kita merasa kurang tinggilah,kurang kurus sedikit,hidung tidak mancung,dan keluhan-keluhan yang sebenarnya tidak harus kita lakukan jika kita menyadari ada seseorang di sisi dunia yang lain yang sangat berharap sekedar lengkap dan berfungsi saja sebagian anggota tubuhnya. Seperti yang akan kita saksikan di bawah ini.
Aku tak suka bibirku..kurang seksi. Aku ingin seperti Angelina Jolie, yang cantik,menarik, dan menjadi pujaan semua laki-laki. Padahal di saat yang sama seseorang berharap dengan sangat....
"Tuhan,berikanlah aku sebuah bibir yang normal dan tidak seperti ini"
Aku ingin mata yang bermata biru, pasti aku akan lebih cantik jika aku mempunyai sepasang mata berwarna biru. Tanpa pernah berpikir bahwa di bagian dunia yang lain ada yang berharap.........
"Tuhan, kenapa Engkau tidak memberikanku sepasang mata untuk melihat indahnya ciptaanMu ?....
Aku akan mengoleskan pewarna kuku yang warna-warni agar jari tanganku tanganku kelihatan indah dan menarik,tanpa menyukuri aku punya dua tangan lengkap dan sehat. Sementara di sana ada seseorang yang mengucap syukur.......
"Terima kasih Tuhan,walaupun Kau hanya beri aku 4 jari,tapi aku tetap bisa bermain musik...
Aku akan ke salon, creambath dan hairspa agar rambutku tampil cantik,mengkilap,lebat.
Padahal di saat yang sama ada yang menangis..
Tuhan, kenapa aku diberikan kepala dengan ukuran yang berbeda...Kalau seperti ini, rambut seperti apapun akan terlihat aneh...
Aku mau memutihkan tangan dan kakiku agar tampil lebih cantik dan percaya diri seperti artis
Di saat yang sama seseorang bersyukur...
Tuhan, kau tak memberikan aku tangan dan kaki..namun aku bahagia aku masih bisa berkarya...
Sesungguhnya tubuh kita adalah hal yang berharga
Tak peduli apapun warnanya, apapun ukurannya, apapun bentuknya...
Syukurilah itu kawan...Karena di luar sana masih banyak yang mengharapkan mendapat fisik yang lengkap...
Kau lah ciptaan Tuhan yang terbaik...
Kau yang tampan
Kau yang cantik
Syukurilah itu..walaupun itu hanya sementara...
Kawan dengarlah...jutaan orang di luar sana..
Berharap bisa melihat...
Berharap bisa mendengar...
dan berharap bisa berbicara....
Seperti kita....
Kau tak pernah mengerti..
Dan tak kan pernah mengerti...
Sadarlah kawan...
Bahwa sesungguhnya kau tidak kekuran
Kalau sudah begitu, maka nikmat Tuhan yang manakah yang engkau dustakan?
28 Juli 2008
Aku Bersykur atas Apa yang Kumiliki.......
Diposting oleh
masmuh
di
15.47
0
komentar
Label: renungan
11 Juni 2008
Pengumuman Penerimaan STAN Tahun 2008/2009

Departemen Keuangan Republik Indonesia akan menerima putra dan putri Warga Negara Indonesia untuk mengikuti pendidikan pada Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) dengan spesialisasi sebagai berikut:
1. Program Diploma I Keuangan Spesialisasi Kepabeanan dan Cukai
2. Program Diploma III Keuangan Spesialisasi Kepabeanan dan Cukai
3. Program Diploma III Keuangan Spesialisasi Kebendaharaan Negara
4. Program Diploma III Keuangan Spesialisasi Administrasi Perpajakan
5. Program Diploma III Keuangan Spesialisasi Pengurusan Piutang dan Lelang Negara
6. Program Diploma III Keuangan Spesialisasi Penilai/Pajak Bumi dan Bangunan
7. Program Diploma III Keuangan Spesialisasi Akuntansi Pemerintahan
Salah satu syarat bagi pendaftar adalah telah berijazah Sekolah Menengah Umum (SMU)/Sekolah Menengah Atas (SMA), Madrasah Aliyah, atau Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Bidang Keahlian Bisnis dan Manajemen tahun 2005, 2006, 2007, atau 2008.
Pendaftaran dilaksanakan pada hari dan jam kerja pada tanggal 16 Juni s.d. 4 Juli 2008 pada lokasi yang telah ditetapkan.
Diposting oleh
masmuh
di
14.36
0
komentar
Label: Woro-woro
25 April 2008
BUBARKAN KPK........!!!
Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) terus melakukan gebrakan dalam usaha pemberantasan korupsi di Indonesia. Tak peduli siapa dia, dari mana ia berasal, kalau terindikasi melakukan korupsi ya harus diberikan tindakan yang tegas. Terkuaknya kasus suap yang melibatkan jaksa Urip dan terakhir ditangkapnya anggota DPR , Al Amin Nasution, merupakan sepak terjang nyata komisi yang sekarang dipimpin oleh Antasari Azhar ini. Namun di tengah semangat itu, ada salah seorang anggota dewan "yang terhormat" merasa tidak terima dengan tindakan KPK dan mengeluarkan statement yang mengejutkan, BUBARKAN KPK !
Hal itu didasari atas upaya KPK untuk menggeledah 7 ruangan anggota DPR ( tentu saja termasuk ruangan AL Amin ), dalam upaya mencari alat bukti terkait kasus suap proses alih fungi hutan lindung di Bintan. Namun upaya tersebut dihalangi dengan alasan tidak punya etika, bahkan pimpinan DPR mempertanyakan izin penggeledahan tersebut. Menurut Rudi Satrio, pakar hukum dari dari Universitas Indonesia, alasan yang dikemukan sangat aneh dan tidak logis kalau DPR menanyakan masalah perizinan dan mengangkat topik tentang etika KPK terhadap DPR karena etika tidak menjadi acuan dalam upaya penegakan hukum. Ruangan ketua MA saja pernah digeledah apalagi ruangan anggota DPR. Bahkan KPK punya hak dan wewenang jika harus menggeledah istana negara seandainya Pak SBY terlibat korupsi. Hal ini tentu saja membuktikan survey yang dilakukan oleh Transparasi Internasional Indonesia (TII) bahwa tingkat korupsi yang paling tinggi di negeri ini adalah di DPR. Mengingat ketika pertama kali hasil survey itu dirilis banyak anggota DPR yang menolak dan menuduh bahwa TII sangat mengada-ada dalam penelitiannya.
Kepada pimpinan dan seluruh jajaran di KPK terus berjuang memberantas korupsi di negeri tercinta ini. Selama berjalan di dalam koridor hukum yang berlaku, saya akan tetap mendukung segala daya dan kerja KPK. Saya sangat sangat tidak setuju ada pihak yang ingin KPK dibubarkan untuk saat ini. Tapi seluruh rakyat Indonesia lah nanti pada suatu saat yang harus membubarkan lembaga ini, yang berarti bahwa korupsi sudah tidak ada lagi di negeri tercinta ini. Selamat bekerja dan tetap Lihat, Lawan, Laporkan.
Diposting oleh
masmuh
di
17.10
0
komentar
Label: realitylife
13 Maret 2008
Mimpi Jakarta
Saya sebagai pengguna jalan di Jakarta merasakan belum atau tidak ada perbedaaan yang cukup relevan dan signifikan terhadap perjalanan trans jakarta ini. Kecuali koridor I ( blok M-Kota ), keistimewaan jalur khusus ini hampir tidak ada. Bagaimana tidak ? Kendaraan lain non trans jakarta leluasa memakai jalur ini dengan satu alasan yang sama, macet kalau masuk jalur umum. Saya pribadi kadang kala juga merasakan hal tersebut. Sudah jalannya semakin sempit dengan adanya jalur busway, ditambah kendaraan yang semakin hari semakin bertambah makin memperparah kemacetan. Tapi saya kemudian berpikir,itu adalah sebuah konsekuensi logis yang harus ditanggung. Sebab, kita semua tahu bahwa goal yang ingin dicapai oleh pemerintah adalah terciptanya sebuah sistem transportasi massal yang terpadu dan terintegrasi penuh. Yang mana nantinya moda angkutan tidak hanya transjakarta saja, tapi ada berbagai macam yang saling berkait. Ada subway ( jalur bawah tanah ), monorail ( jalur atas ), waterway ( jalur perairan ), yang intinya adalah memindahkan masyarakat dari kendaraan pribadi ke sistem transportasi tadi. Saya membayangkan betapa nyamannya kalau sistem tadi bisa berjalan, kita bisa tenang " mengarungi " hidup di jakarta ini.
Tapi bagaimana mungkin itu terjadi kalau tidak ada kesadaran dari semua pihak. Sekarang coba kita bayangkan, satu keluarga saja kadang mobilnya sendiri-sendiri. Ayah punya mobil sendiri, ibu punya sendiri, lalu si anak juga punya sendiri. Tiap hari mereka beraktifitas,entah kerja atau kuliah pakai mobil semua. Itu baru satu keluarga,kalau 100 atau 1000 atau lebih, pasti penuh jalan dengan kendaraan. Belum lagi kalau di jalan suka tidak tertib,serobot sana serobot sini. Sudah tahu jalur busway itu milik bus trans jakarta, eh masih juga dipakai.
Mental dan kesadaran. Itu yang harus dibenahi lebih dulu. Membangun semangat untuk menciptakan jakarta yang tertib dan nyaman harus digalakkan. Kalau semua sudah mempunyai persamaan persepsi, maka mau dibuat aturan apapun akan berjalan dengan baik. Dan itu harus dicontohkan oleh para pemimpinnya dulu. Percuma saja mau menerapkan suatu aturan kalau si pembuat aturan malah melanggarnya, kan jadi ga lucu.
Itulah yang belum ada dalam diri masyarakat jakarta. Baru diterapkan jalur transjakarta saja sudah dibilang itu biang kemacetan karena mengurangi lajur jalan. Kalau kesaran tersebut tidak muncul juga, ya silakan saja menikmati kemacetan. Pemerintah juga harus segera membuat skala prioritas terhadap pembangunan sistem transportasi terpadu tersebut. Jangan terlalu menghamburkan dana-dana ke dalam kegiatan yang ga penting,yang sifatnya protokoler. Masa' anggaran untuk beli baju dinas saja sampai milyaran rupiah. Baru bajunya,belum anggaran makan, anggaran ini,anggaran itu. Jangan terlalu bersikap sok kaya di tengah kondisi masyarakat yang penuh kekurangan. Kemudian,tegakkan aturan yang sudah dibuat, kalau ada yang melanggar harus ditindak sesuai dengan aturan yang berlaku tersebut. Hilangkan stereotape, aturan dibuat untuk dilanggar . Tanamkan semangat saya cinta Jakarta, saya ingin Jakarta tertib.
Kembali ke trans jakarta. Sebuah kemenangan dibutuhkan pengorbanan dan perjuangan yang keras dari semua pihak. Kita harus mengedepankan kepentingan orang banyak. Trans Jakarta didesain untuk mengurangi volume kendaraan pribadi . Jangan lagi mengedepankan egoisitas dan berpikir karena saya kaya saya bisa beli mobil, karena saya punya mobil saya akan memakainya sesuka hati saya. Perkara orang lain, itu urusan dia bukan urusan saya. Salah sendiri tidak jadi orang kaya jadi cuma bisa naik trans jakarta. Kalau ada orang yang seperti itu saya doakan agar dia mati saja.
Dengan kekurangan dan kelebihannya, saya dukung trans jakarta menjadi salah satu moda transportasi dan berharap agar pemerintah segera merealisasikan proyek MRT ( mass rapid transport ) yang lain. Mengutip lagunya bang Rhoma, pahit rasanya empedu manis rasanya gula, berjuanglah dahulu berkorbanlah dahulu, baru kemudian bersenang-senang. Bersihkan hati,satukan semangat,bulatkan tekad, kita buat Jakarta menjadi kota yang aman, nyaman, tenang...
Diposting oleh
masmuh
di
16.12
0
komentar
Label: renungan
11 Maret 2008
Nonton Film Ayat-Ayat Cinta

Akhirnya, niat untuk menonton film ayat-ayat cinta kesampaian. Walaupun demi hal itu harus "mbolos" dari jam 15.30 sampai jam 18.00. Sorry bos, dari pada nggak nonton atau nonton yang bajakan, mbeling dikit ga papa kan ?..Masuk ke bioskopnya sudah agak telat, so dapat tempat duduknya di depan. Suerr, baru kali ini nonton film di bioskop tempat duduknya bisa penuh. RRRuarrrr Biasaaaaaa....!
Jalan cerita filmnya memang tidak sama plek dengan novel yang ditulis. Dari penokohannya, kita tidak melihat sosok tuan Boutroz Girgis ( ayah Maria ), dan Yousef ( kakak Maria ), yang ditampilkan hanya ibunya. Trus tokoh Fachri yang di film kelihatan sangat vulgar dalam berhubungan dengan wanita, lain dengan yang di novel yang begitu sangat relijius.Yang paling mendasar mungkin adalah setting tempatnya, suasana dibuat seolah-olah di Mesir walaupun shootnya di India. Sungai Nil nya diganti dengan Sungai Gangga. Kita sebagai penonton pun tidak bisa melihat kondisi mesir yang sebenarnya. Bagaimana suasana Al Azhar, tempat si tokoh menuntut ilmu, tidak digambarkan. Menurut yang buat film sih ada ketidakcocokan harga dan urusan perizinan yang ruwet. Tapi menurut saya, hasil akhirnya tetap bagus kok. Apalagi dengan improvisasi ketika sudah mau ending cerita. Ada tambahan menarik ketika fachri harus hidup bersama dengan dua istri, dimana keduanya berharap mendapat perhatian lebih dari sang suami. Ada adegan yang bagi saya sangat menggelitik ketika Aisha bertanya fachri mau tidur dimana , dan akhirnya malah si fachri tidur sendiri. Jadinya malah berandai-andai kalau saja saya mengalami hal yang sama dengan apa yang dialami Fachri, oh so sweet.
Diposting oleh
masmuh
di
10.42
0
komentar
Label: catatan ringan
10 Maret 2008
Ayat-Ayat Cinta

Memang sebuah novel pembangun jiwa, seperti yang ditulis dalam covernya. Kemudian saking hebohnya novel tersebut, oleh pihak MD dibuatlah filmnya yang disutradarai Mas Hanung B. Saya sendiri sudah sangat penasaran ingin melihat filmnya, sebab rasanya kurang afdhol kalau sudah membaca novelnya tapi tidak menyaksikan filmnya. Pasti suasananya akan lain....
Saat membaca novelnya kita hanya bisa berimajinasi membayangkan bagaimana sosok seorang Fachri dengan segala tindak-tanduknya. Atau membayangkan kecantikan Maria, Aisha, Nurul , serta kondisi Mesir seperti yang terekam dalam tulisan kang Abik. tapi ketika situasi tersebut sudah divisualisakan, maka kita tak perlu berimajinasi sebab sudah ada tokoh yang memerankannya. Tapi apa mau dikata, sampai detik ini saya belum menontonnya. Setiap kali pergi ke bioskop selalu saja kehabisan tiket masuk. Nasib.
Ketika di Islamic Book Fair 2008 diadakan bedah buku dan temu artis Ayat-Ayat Cinta, saya tak mau melewatkan kesempatan itu. Bersama teman-teman ( ashari,sulis,herli )sore kemarin pergi ke Istora senayan tempat diadakannya acara tersebut. Masya Allah, ternyata yang datang sudah sangat berjubel. Nggak muda nggak tua, laki-laki perempuan semua pingin melihat artis idolanya ( tapi gak tahu juga, mereka idolanya siapa. he he ). Apa daya tangan tak sampai, ibarat pungguk merindukan bulan, niat ikut acaranya tak kesampaian. Ya sudah, akhirnya kita semua putar balik dan mundur. Ada peristiwa yang menurut saya lucu. Saat kita ( saya, ashari,herli. Sulis sudah nyerah duluan gak ikut antre, dia muter sendiri ke stand2 buku)bersandar sambil istirahat, ada seorang cewek yang masih usia esempe lah (cymuel), berdiri di sebelah kita sambil nanya " mereka lagi ngapapain sih "?. Lalu dijawab ashari ( a ), "itu, mereka lagi pingin lihat artis ayat-ayat cinta ( AAC )".
Cymuel: " AAC, apaan tuh ?
Kita :" ( gubrak...brak.....brak )( apa kata dunia !!!)
A :" Sudah baca novelnya".
Cymuel:" belum, gak suka"
Lalu di pergi ke arah teman-temannya, cewek yang aneh...
Kira-kira berapa lama ya AAC akan bertahan di tangga film bioskop di Jakarta ? Rencananya nanti akan mencoba peruntungan lagi untuk nonton filmnya.
PadaMu
Kutitipkan secuil asa
Kau berikan selaksa bahagia
PadaMu
Kuharapkan setetes embun cinta
Kau limpahkan samudera cinta*)
*) Kutipan dari novel ayat-ayat cinta
Diposting oleh
masmuh
di
09.40
2
komentar
Label: catatan ringan
19 Februari 2008
Paradok Hukum di Negara Hukum
Sebenarnya akar permasalahan mengapa orang nekat mencuri atau mengambil hak milik orang lain adalah faktor ekonomi. Kondisi bangsa kita yang belum bisa bangkit dari serangan krisis moneter tahun 1997 silam, membuat sulit sebagian orang untuk bertahan. Angka pengangguran tinggi, banyak orang hidup di bawah bayang-bayang kemiskinan,lapangan kerja terbatas, harga kebutuhan pokok melonjak, adalah dampak yang kelihatan. Seringkali kita melihat kondisi masyarakat bawah yang kekurangan makan karena tidak punya sumber penghasilan yang tetap. Bahkan penulis pernah menyaksikan berita di televisi ada seorang kakek yang makan arang demi mengisi perut yang kosong !!!. Dari sinilah akhirnya membuat sebagian orang berpikir pendek dan praktis untuk mendapatkan uang untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka. Caranya salah satunya ya dengan mencuri tadi.
Diposting oleh
masmuh
di
07.53
0
komentar
Label: renungan

Loading...
