10 Maret 2014

Sebelum Pulang

tak pernah seperti debu yang terbang
sejalan angin menghembus
sejauh mata memandang lara

ada dia yang selalu tersenyum 
dalam pahit
mengaduk aduk kekosongan jiwa
terlunta lunta memilin asa
lalu mendiamkan geraknya 
hanya rapalan kata kata yang bagi sebagian kita tak bermakna
meluncur diantara sumbang nada sekitarnya

sang putra kejora
tak pernah tahu
tak ingin tahu
kenapa nestapa lara mencengkeramnya?
ah...sedangkan bulan sedikit tampak
mencoba menggapai kepalan tangannya
dan jatuh adalah pilihan paling nikmat
berpadu dengan rindu mendayu senyap

aku terbang, katanya
aku hilang, harapnya






                                                                                                                                        **************

Selengkapnya......

07 Maret 2014

The Wonder Of Dad

Ayah ingin anak-anaknya punya lebih banyak kesempatan daripada
dirinya, menghadapi lebih sedikit kesulitan, lebih tidak tergantung
pada siapapun
dan (tapi) selalu membutuhkan kehadirannya.

Ayah hanya menyuruhmu mengerjakan pekerjaan yang kamu sukai.
Ayah membiarkan kamu menang dalam permainan ketika kamu masih
kecil,tapi dia tidak ingin kamu membiarkannya menang ketika kamu sudah
besar.
Ayah tidak ada di album foto keluarga, karena dia yang selalu
memotret.Ayah selalu tepat janji!
Dia akan memegang janjinya untuk membantu seorang teman, meskipun Ayah selalu sedikit sedih ketika melihat anak-anaknya pergi bermain
dengan teman-teman mereka.karena dia sadar itu adalah akhir masa
kecil mereka.

Ayah mulai merencanakan hidupmu ketika tahu bahwa ibumu hamil
(mengandungmu) , tapi begitu kamu lahir, ia mulai membuat revisi.
Ayah membantu membuat impianmu jadi kenyataan bahkan diapun bisa
meyakinkanmu untuk melakukan hal-hal yang mustahil, seperti
mengapung di atas air setelah ia melepaskanya.

Ayah mungkin tidak tahu jawaban segala sesuatu, tapi ia membantu kamu
mencarinya.
Ayah mungkin tampak galak di matamu, tetapi di mata teman-temanmu
dia tampak lucu dan menyayangi.
Ayah sulit menghadapi rambutnya yang mulai menipis....jadi dia
menyalahkan tukang cukurnya menggunting terlalu banyak di puncak
kepala

Ayah akan selalu memelihara janggut lebatnya, meski telah memutih,
agar kau bisa "melihat" para malaikat bergelantungan di sana dan agar
kau selalu bisa mengenalinya.
Ayah selalu senang membantumu menyelesaikan PR, kecuali PR
matematika terbaru.

Ayah lambat mendapat teman, tapi dia bersahabat seumur hidup Ayah
benar-benar senang membantu seseorang... tapi ia sukar meminta bantuan.
Ayah terlalu lama menunda untuk membawa mobil ke bengkel, karena ia
merasa dapat memperbaiki sendiri segalanya.

Ayah di dapur. Membuat memasak seperti penjelajahan ilmiah.
Dia punya rumus-rumus dan formula racikannya sendiri, dan hanya dia
sendiri yang mengerti bagaimana menyelesaikan persamaan-persamaan
rumit itu. Dan hasilnya?... .mmmmhhh..."tidak terlalu mengecewakan"

Ayah akan sesumbar, bahwa dirinyalah satu- satunya dalam keluarga yang
dapat memasak tumis kangkung rasa barbecue grill.
Ayah mungkin tidak pernah menyentuh sapu ketika
masih muda, tapi ia bisa belajar dengan cepat.

Ayah sangat senang kalau seluruh keluarga berkumpul untuk makan
malam...walaupun harus makan dalam remangnya lilin karena lampu mati.
Ayah paling tahu bagaimana mendorong ayunan cukup tinggi untuk
membuatmu senang tapi tidak takut.

Ayah akan memberimu tempat duduk terbaik dengan mengangkatmu
dibahunya, ketika pawai lewat. Ayah tidak akan memanjakanmu ketika
kamu sakit, tapi ia tidak akan tidur semalaman. Siapa tahu kamu
membutuhkannya.

Ayah menganggap orang itu harus berdiri sendiri, jadi dia tidak mau
memberitahumu apa yang harus kamu lakukan, tapi ia akan menyatakan
rasa tidak setujunya.
Ayah percaya orang harus tepat waktu. karena itu dia selalu lebih awal
menunggumu di depan rumah dengan sepeda tuanya, untuk mengantarkanmu
dihari pertama masuk sekolah.

AYAH ITU MURAH HATI.....
Ia akan melupakan apa yang ia inginkan, agar bisa memberikan apa
yang kamu butuhkan....
Ia membiarkan orang-orangan sawahmu memakai sweater kesayangannya.
Ia membelikanmu lollipop merk baru yang kamu inginkan, dan ia akan
menghabiskannya kalau kamu tidak suka.....
Ia menghentikan apasaja yang sedang dikerjakannya, kalau kamu ingin bicara..

Ia selalu berfikir dan bekerja keras untuk membayar spp mu tiap
semester, meskipun kamu tidak pernah membantunya menghitung berapa
banyak kerutan di dahinya....
Bahkan dia akan senang hati mendengarkan nasehatmu untuk
menghentikan kebiasaan merokoknya.. ..

Ayah mengangkat beban berat dari bahumu
dengan merengkuhkan tangannya disekeliling beban itu....

Ayah akan berkata ,, tanyakan saja pada ibumu" Ketika ia ingin berkata
,,tidak"
Ayah tidak pernah marah, tetapi mukanya akan sangat merah padam
ketika anak gadisnya menginap di rumah teman tanpa izin Dan diapun hampir
tidak pernah marah, kecuali ketika anak lelakinya kepergok
menghisap rokok dikamar mandi.
Ayah mengatakan ,, tidak apa-apa mengambil sedikit resiko asal kamu
sanggup kehilangan apa yang kamu harapkan"

Pujian terbaik bagi seorang ayah adalah ketika dia melihatmu
melakukan sesuatu persis seperti caranya....
Ayah lebih bangga pada prestasimu, daripada prestasinya sendiri....
Ayah hanya akan menyalamimu ketika pertama kali kamu pergi merantau
meningalkan rumah, karena kalau dia sampai memeluk mungkin ia tidak
akan pernah bisa melepaskannya.

Ayah mengira seratus adalah tip.. Seribu adalah uang saku..
Gaji pertamamu terlalu besar untuknya... Ayah tidak suka meneteskan
air mata ... ketika kamu lahir dan dia mendengar kamu menangis
untuk pertama kalinya,dia sangat senang sampai-sampai keluar air dari
matanya (ssst..tapi sekali lagi ini bukan menangis)

Ketika kamu masih kecil, ia bisa memelukmu untuk mengusir rasa
takutmu...ketika kau mimpi akan dibunuh monster...
tapi.....ternyata dia
bisa menangis dan tidak bisa tidur sepanjang malam, ketika anak
gadis kesayangannya di rantau tak memberi kabar selama hampir satu bulan.

Kalau tidak salah ayah pernah berkata :" kalau kau ingin
mendapatkan pedang yang tajam dan berkwalitas tinggi, janganlah mencarinya
dipasar

apalagi tukang loak, tapi datang dan pesanlah langsung dari pandai
besinya. Begitupun dengan cinta dan teman dalam hidupmu,jika kau
ingin mendapatkan cinta sejatimu kelak, maka minta dan pesanlah pada Yang
Menciptakannya"

Untuk masadepan anak lelakinya Ayah
berpesan:,,jadilah lebih kuat dan
tegar daripadaku, pilihlah ibu untuk anak-anakmu kelak wanita yang
lebih baik dari ibumu, berikan yang lebih baik untuk menantu dan
cucu-cucuku, daripada apa yang telah ku beri padamu"

Dan Untuk masa depan anak gadisnya ayah berpesan :"
jangan cengeng meski
kau seorang wanita, jadilah selalu bidadari kecilku dan bidadari
terbaik untuk ayah anak-anakmu kelak! laki-laki yang lebih bisa
melindungimu melebihi perlindungan Ayah, tapi jangan pernah kau
gantikan posisi Ayah di hatimu"

Ayah bersikeras,bahwa anak-anakmu kelak harus bersikap lebih baik
daripada kamu dulu....
Ayah bisa membuatmu percaya diri... karena ia percaya padamu...
Ayah tidak mencoba menjadi yang terbaik, tapi dia hanya mencoba
melakukan yang terbaik.... Dan terpenting adalah...
Ayah tidak pernah menghalangimu untuk mencintai
Tuhan, bahkan dia akan membentangkan seribu jalan agar kau dapat
menggapai cintaNya, karena diapun mencintaimu karena cintaNya.

Ternyata ayah itu benar-benar MENAKJUBKAN.
Sayangilah Ayahmu juga Ibumu.

"The Wonder Of Dad".


ajakanmu untuk pergi memancing sebenarnya lebih menyenangkan.
Ayah akan tetap memasang kereta api listrik mainanmu selama
bertahun-tahun, meskipun kamu telah bosan, karena ia tetap ingin
kamu main kereta api itu.

Ayah selalu sedikit sedih ketika melihat anak-anaknya pergi bermain
dengan teman-teman mereka.karena dia sadar itu adalah akhir masa
kecil mereka.

Ayah mulai merencanakan hidupmu ketika tahu bahwa ibumu hamil
(mengandungmu) , tapi begitu kamu lahir, ia mulai membuat revisi.
Ayah membantu membuat impianmu jadi kenyataan bahkan diapun bisa
meyakinkanmu untuk melakukan hal-hal yang mustahil, seperti
mengapung di atas air setelah ia melepaskanya.

Ayah mungkin tidak tahu jawaban segala sesuatu, tapi ia membantu kamu
mencarinya.
Ayah mungkin tampak galak di matamu, tetapi di mata teman-temanmu
dia tampak lucu dan menyayangi.
Ayah sulit menghadapi rambutnya yang mulai menipis....jadi dia
menyalahkan tukang cukurnya menggunting terlalu banyak di puncak
kepala

Ayah akan selalu memelihara janggut lebatnya, meski telah memutih,
agar kau bisa "melihat" para malaikat bergelantungan di sana dan agar
kau selalu bisa mengenalinya.
Ayah selalu senang membantumu menyelesaikan PR, kecuali PR
matematika terbaru.

Ayah lambat mendapat teman, tapi dia bersahabat seumur hidup Ayah
benar-benar senang membantu seseorang... tapi ia sukar meminta bantuan.
Ayah terlalu lama menunda untuk membawa mobil ke bengkel, karena ia
merasa dapat memperbaiki sendiri segalanya.

Ayah di dapur. Membuat memasak seperti penjelajahan ilmiah.
Dia punya rumus-rumus dan formula racikannya sendiri, dan hanya dia
sendiri yang mengerti bagaimana menyelesaikan persamaan-persamaan
rumit itu. Dan hasilnya?... .mmmmhhh..."tidak terlalu mengecewakan"

Ayah akan sesumbar, bahwa dirinyalah satu- satunya dalam keluarga yang
dapat memasak tumis kangkung rasa barbecue grill.
Ayah mungkin tidak pernah menyentuh sapu ketika
masih muda, tapi ia bisa belajar dengan cepat.

Ayah sangat senang kalau seluruh keluarga berkumpul untuk makan
malam...walaupun harus makan dalam remangnya lilin karena lampu mati.
Ayah paling tahu bagaimana mendorong ayunan cukup tinggi untuk
membuatmu senang tapi tidak takut.

Ayah akan memberimu tempat duduk terbaik dengan mengangkatmu
dibahunya, ketika pawai lewat. Ayah tidak akan memanjakanmu ketika
kamu sakit, tapi ia tidak akan tidur semalaman. Siapa tahu kamu
membutuhkannya.

Ayah menganggap orang itu harus berdiri sendiri, jadi dia tidak mau
memberitahumu apa yang harus kamu lakukan, tapi ia akan menyatakan
rasa tidak setujunya.
Ayah percaya orang harus tepat waktu. karena itu dia selalu lebih awal
menunggumu di depan rumah dengan sepeda tuanya, untuk mengantarkanmu
dihari pertama masuk sekolah.

AYAH ITU MURAH HATI.....
Ia akan melupakan apa yang ia inginkan, agar bisa memberikan apa
yang kamu butuhkan....
Ia membiarkan orang-orangan sawahmu memakai sweater kesayangannya.
Ia membelikanmu lollipop merk baru yang kamu inginkan, dan ia akan
menghabiskannya kalau kamu tidak suka.....
Ia menghentikan apasaja yang sedang dikerjakannya, kalau kamu ingin bicara..

Ia selalu berfikir dan bekerja keras untuk membayar spp mu tiap
semester, meskipun kamu tidak pernah membantunya menghitung berapa
banyak kerutan di dahinya....
Bahkan dia akan senang hati mendengarkan nasehatmu untuk
menghentikan kebiasaan merokoknya.. ..

Ayah mengangkat beban berat dari bahumu
dengan merengkuhkan tangannya disekeliling beban itu....

Ayah akan berkata ,, tanyakan saja pada ibumu" Ketika ia ingin berkata
,,tidak"
Ayah tidak pernah marah, tetapi mukanya akan sangat merah padam
ketika anak gadisnya menginap di rumah teman tanpa izin Dan diapun hampir
tidak pernah marah, kecuali ketika anak lelakinya kepergok
menghisap rokok dikamar mandi.
Ayah mengatakan ,, tidak apa-apa mengambil sedikit resiko asal kamu
sanggup kehilangan apa yang kamu harapkan"

Pujian terbaik bagi seorang ayah adalah ketika dia melihatmu
melakukan sesuatu persis seperti caranya....
Ayah lebih bangga pada prestasimu, daripada prestasinya sendiri....
Ayah hanya akan menyalamimu ketika pertama kali kamu pergi merantau
meningalkan rumah, karena kalau dia sampai memeluk mungkin ia tidak
akan pernah bisa melepaskannya.

Ayah mengira seratus adalah tip.. Seribu adalah uang saku..
Gaji pertamamu terlalu besar untuknya... Ayah tidak suka meneteskan
air mata ... ketika kamu lahir dan dia mendengar kamu menangis
untuk pertama kalinya,dia sangat senang sampai-sampai keluar air dari
matanya (ssst..tapi sekali lagi ini bukan menangis)

Ketika kamu masih kecil, ia bisa memelukmu untuk mengusir rasa
takutmu...ketika kau mimpi akan dibunuh monster...
tapi.....ternyata dia
bisa menangis dan tidak bisa tidur sepanjang malam, ketika anak
gadis kesayangannya di rantau tak memberi kabar selama hampir satu bulan.

Kalau tidak salah ayah pernah berkata :" kalau kau ingin
mendapatkan pedang yang tajam dan berkwalitas tinggi, janganlah mencarinya
dipasar

apalagi tukang loak, tapi datang dan pesanlah langsung dari pandai
besinya. Begitupun dengan cinta dan teman dalam hidupmu,jika kau
ingin mendapatkan cinta sejatimu kelak, maka minta dan pesanlah pada Yang
Menciptakannya"

Untuk masadepan anak lelakinya Ayah
berpesan:,,jadilah lebih kuat dan
tegar daripadaku, pilihlah ibu untuk anak-anakmu kelak wanita yang
lebih baik dari ibumu, berikan yang lebih baik untuk menantu dan
cucu-cucuku, daripada apa yang telah ku beri padamu"

Dan Untuk masa depan anak gadisnya ayah berpesan :"
jangan cengeng meski
kau seorang wanita, jadilah selalu bidadari kecilku dan bidadari
terbaik untuk ayah anak-anakmu kelak! laki-laki yang lebih bisa
melindungimu melebihi perlindungan Ayah, tapi jangan pernah kau
gantikan posisi Ayah di hatimu"

Ayah bersikeras,bahwa anak-anakmu kelak harus bersikap lebih baik
daripada kamu dulu....
Ayah bisa membuatmu percaya diri... karena ia percaya padamu...
Ayah tidak mencoba menjadi yang terbaik, tapi dia hanya mencoba
melakukan yang terbaik.... Dan terpenting adalah...
Ayah tidak pernah menghalangimu untuk mencintai
Tuhan, bahkan dia akan membentangkan seribu jalan agar kau dapat
menggapai cintaNya, karena diapun mencintaimu karena cintaNya.

Ternyata ayah itu benar-benar MENAKJUBKAN.
Sayangilah Ayahmu juga Ibumu.

"The Wonder Of Dad".

PS:

teruntuk Bapak paling hebat di dunia. Setengah tahun sudah Bapak pergi meninggalkan kami. Menyisakan kenangan yang abadi dalam ingatan.

Selengkapnya......

11 Januari 2012

Ngangkring

Menyaksikan lalu lalang kendaraan, bersamaan dengan suara klakson bersahutan, sepoi angin, dan tanpa hujan. Itu yang penting. Ya...tanpa hujan !!! Bukan apa-apa, sebab beberapa hari terakhir, hujan selalu setia mengunjungi kota ini. Kadang pagi, kadang siang, kadang sepanjang malam. Ah... sejenak melepas penat di tempat itu, sembari menikmati segelas jeruk panas, adalah pengisi waktu sepulang kerja yang sangat pas.

Bukan restoran mewah yang menyajikan makanan wah, kawan. Tak perlu khawatir terkena penyakit "Kanker" (kantong kering hehe) kalau makan di situ. Dijamin. Angkringan.. Jamak orang menyebutnya seperti itu. Sajian khasnya, nasi bungkus ukuran mini, sate-satean, jahe, susu, teh, gorengan. Sederhana memang, namun ada sensasi lain ketika nongkrong dan makan di situ.

Seperti malam kemarin, saya untuk kesekian kalinya mampir di angkringan di bilangan Mampang (seberangnya pasar Mampang). Tidak sendirian, dari kantor bareng sama Sulis. Di angkringan sudah menunggu bulek midori. Kebetulan tidak terlalu banyak orang yang ke situ. Begitu sampai, langsung pesan jeruk anget, ambil 2 bungkus nasi bungkus mini (lazim disebut juga dengan sego kucing), gorengan, dan telur puyuh (love this kind of food :D). Lanjut makan diselingi dengan obrolan ringan. Tema obrolan malam kemarin adalah rencana untuk mengunjungi gunung Rinjani di Lombok.

Bagi saya, mengunjungi (baca saja mendaki) gunung Rinjani adalah sebuah impian. Sebenarnya pada tahun 2010 yang lalu, hampir saja impian itu terwujud. Namun karena satu dan lain hal, impian itu harus tertunda. Hal yang paling penting untuk disiapkan adalah mencari waktu yang pas untuk cuti. Tidak seperti kalau mau mendaki gunung Gede, misalnya, yang bisa hari Sabtu-Minggu, butuh waktu lebih untuk mendaki Rinjani. Selain lokasi yang jauh, karasteriktiknya juga lain dengan gunung Gede.

Secara informal, saya pernah ngobrol dengan pak bos kalau saya suatu waktu di tahun 2012 ini akan mengajukan cuti yang agak lama untuk ke Rinjani. Dan hal tersebut diamini oleh beliau. Dari obrolan di lapak malam kemarin sih, ancer-ancer waktu sekitar bulan Mei, yang ada tanggal merahnya di hari Jumat ( pas Paskah kalau tidak salah). Tetap, mengandalkan AirAsia untuk membawa kami ke sana via Bali (planningnya...).Hmmm...sepertinya semua akan berjalan dengan lancar (ngarep.com).

Kembali ke episode ngangkring, di setengah perjalanan, datang satu kawan lagi, Hamock, kawan yang doyan jalan juga. Obrolan terus mengalir sampai akhirnya tiba di penghujung waktu. Kami harus pulang.Gak mungkin juga nginap di situ kan?? :D.. Pulang dengan Rinjani yang terngiang-ngiang..

Ah,,,, memang malam yang sempurna..Dihembusi sepoi angin tanpa hujan, dan purnama yang sembunyi di balik awan. Terbersit doa, semoga impian itu menjadi kenyataan.

PS :
Cukup Rp12.000 untuk 2 buah sego kucing, 2 sate telur puyuh, 2 gorengan, dan segelas jeruk panas

Selengkapnya......

10 Februari 2011

Lima Menara dan Ranah Tiga Warna

Saya baru saja menyelesaikan membaca karya terbaru bang A. Fuadi, buku kedua dari trilogi Negeri 5 Menara, yaitu Ranah 3 Warna. Kalau di Negeri 5 Menara, kita disuguhi kehebatan lafal (atau kalo boleh saya menyebutnya "mantra") "Man Jadda wa Jada", di Ranah 3 Warna ini kita akan menyaksikan kehebatan lafal "Man Shabara Zafira".

Membaca Negeri 5 Menara, membawa ingatan saya ke masa-masa ketika sedang menempuh sekolah menengah atas. Jika di novelnya menceritakan kisah Alif, seorang anak minang yang menjadi santri di Pondok Madani, Jawa Timur. Maka, ini adalah kisah kami, saya dan teman-teman, anak-anak desa yang sekolah di kota Sragen.

Pada jaman itu, model pendidikan yang kami jalani adalah: setiap pagi sampai siang, belajar di sekolah umum. Saat itu kami tersebar di beberapa sekolah. Ada yang di SMU N 1 Sragen (kata orang-orang sih itu sekolah paling Jos di ranah Sragen, saya sendiri sekolah di situ hehehe), SMUNDA, SMUNGA, SMU Muha, STM, MAN. Nah, baru mulai sore harinya kami ditempa di Ponpes Muhammadiyah Hajjah Ummi Jariyah. Jadilah, semenjak itu, kami disebut Laskar Santri Kalong.

Rasanya seperti baru kemarin, kami "dikerjai" pada malam penobatan menjadi Laskar Santri Kalong. Seperti baru sekejap mata, ketika kami setiap pagi antri rebutan kamar mandi favorit. ( Suatu saat akan saya tulis tentang metode antri mandi yang aneh ). Atau seperti baru semalam, ketika kita ramai-ramai menghajar salah seorang teman yang ketahuan mencuri.

Masih terasa, sabetan sajadah pengasuh mendarat di badan, manakala waktu tahajud tiba. Ramainya tempat makan, manakala hendak berangkat ke sekolah. Saling menebak, kira-kira apa lauk yang akan menjadi santapan pagi kita. Atau, ekspresi kegirangan, saat mencuri pandang ke arah "ukhti" kami dari pondok putri, sewaktu mengikuti pengajian di Masjid Raya setiap tanggal 7. Hehehe,..

Angkatan kami pada awalnya sebanyak 30 anak. Seiring berjalannya waktu, yang mampu bertahan selama 3 tahun menempuh pendidikan "Double Degree" adalah 16 anak. Saya bersyukur karena menjadi bagian dari 16 itu. Ketika prosesi Akhirussanah tiba, keharuan merebak, menyelimuti komplek asrama kami. Bahagia dan duka menjadi satu. Bahagia karena mampu bertahan, duka karena harus berpisah dengan teman-teman.

Sebagai kenang-kenangan, kami membuat stiker, sebagai pengingat jika kami pernah bersama. Jika kami adalah satu keluarga. Jika kami adalah satu ikatan yang kuat. Inilah kawan, nama-nama Laskar Santri Kalong itu (berikut "cita-citanya :D) :

Abi : montir
Ade : reporter Al-Jazeera
Agoes : Pendekar
Bina : Menteri Agama
Tasnim : Sekjen PBB
Roeie : tukang tilang
edo : Perdana Menteri
Naya : Presiden
Diana : Arsitek
Ipoel : Dai Kondan
Endro : Blantik
Rahmad : Naib
Rasit : Dosen
Rosyid : Dosen
Yoyon : Pengedar
Taufik : Suami Idaman

Man Jadda wa jada, siapa yang bersungguh-sungguh, maka dia akan bisa
Man Shabara Zafira, siapa yang sabar, maka dia akan bahagia

Tiba-tiba, inspirasi itu muncul, kawan. Untuk menulis kisah kalian, kisah kita, ke dalam sebuah buku yang indah.

Selengkapnya......

08 April 2009

Kecelakaan Pesawat TNI AU

Kecelakaan pesawat kembali menimpa dunia penerbangan Indonesia. Dua puluh empat orang anggota TNI AU tewas setelah pesawat jenis Fokker 27 yang mengangkut mereka menabrak hanggar Aircraft Services bandara Hussein Sastranegara Bandung. Mereka terdiri dari 6 awak pesawat dan 18 anggota Pasukan Khas Angkatan Udara ( Paskhas AU ). Pada saat kejadian mereka sedang melakukan orientasi terjun dalam rangka pendidikan Para Lanjut Tempur.

Kesedihan terpancar di setiap wajah para anggota keluarga korban. Air mata kesedihan mengalir dari mereka yang telah kehilangan putra, suami, kakak,adik atapun ayahnya. Sungguh kejadian seperti itu tidak pernah sedikitpun terlintas dalam pikiran mereka. Siapa sangka para anggota TNI tersebut gugur dengan cara yang seperti itu. Jalan Tuhan tak pernah ada yang tahu.

Ketika saya melihat prosesi pemakaman jenazah para prajurit pilihan angkatan udara tersebut di televisi, saya seperti kembali ke masa 4 tahun yang lalu. Saat yang tidak akan pernah bisa saya lupakan seumur hidup. Dan kesedihan itu masih saya rasakan sampai sekarang. Ada tangisan di sana , sama seperti ketika para keluarga menerima kedatangan peti jenazah para korban. Ibu dan ayah yang menangisi kepergian anaknya, seorang adik yang kehilangan kakak tercintanya, seorang istri yang meratapi kematian suaminya, dan seorang anak yang tak akan pernah bisa lagi bermain-main dengan ayah mereka. Mungkin baru kali itu saya benar-benar merasa sedih apalagi ketika bertemu dengan ibu almarhum, semakin deras airmata yang keluar manaka melihat kesedihan yang begitu dalam dari seorang ibu yang kehilangan anak kesayangan dan kebanggaannya.

Ketika melihat para prajurit mengangkat peti jenazah dengan tegapnya, saya ingat lagi dengan kejadian ketika saya mengangkat peti jenazah sahabat saya dari perut pesawat menuju ambulance. Menemaninya selama perjalanan menuju rumah duka dan memanggulnya lagi menuju tempat peristirahatan abadinya.

Tak terasa menetes juga air mata ini melihat tangis para anggota keluarga korban Fokker 27 di berita televisi. Saya sempat membayangkan jika kejadian tersebut menimpa saya, kemudian ibu yang menangisi peti jenazah anaknya adalah ibu saya. Orang-orang yang berkumpul adalah tetangga- tetangga rumah saya. Ya Tuhan... beri hamba Mu ini hati dan pikiran yang bersih, iman yang kuat sebagai modal meraih ridho MU. Jika sewaktu-waktu Engkau memanggilku,maka ada bekal yang cukup untuk mengadap MU.

Selamat jalan para prajurit pilihan. Semoga mendapat tempat yang terbaik di sisi Nya dan bagi keluarga yang ditinggal mendapatkan ketabahan dan kesabaran.




Selengkapnya......

20 Maret 2009

Warning buat Calon Wakil Rakyat

Hajatan akbar itu sudah semakin dekat. Pesta demokrasi 5 tahunan sekali akan dilaksanakan pada tanggal 9 April 2009 berupa pemilihan umum untuk memilih wakil rakyat di DPR dan DPRD serta DPD. Sejak tanggal 16 Maret kemarin,pemanasan akbar untuk pesta itu dimulai. Kampanye partai-partai politik berupa rapat akbar alias pengumpulan massa sudah marak di seluruh wilayah Indonesia.

Inilah waktunya bagi partai dan calon wakil rakyat mengumbar janji-janji politiknya guna meraih simpati dan dukungan masyarakat dalam pemilu 9 april nanti. Apalagi sistem yang berlaku nanti adalah suara terbanyak bukan nomor urut seperti yang sudah-sudah. Maka mau tak mau semua caleg bekerja keras untuk saling bersaing dengan caleg separtai dan dengan partai lain. Berbagai bentuk atribut dibuat mulai dari kaos, stiker,pin,iklan media,spanduk,baliho. Belum lagi kalau ada masyarakat yang meminta sumbangan untuk kegiatan sosial,dan pengeluaran tetek bengek lainnya. Dan pastinya hal yang demikian menuntut dana yang cukup besar.

Banyak cara yang dipakai para caleg tersebut dalam menggalang dana. Mulai dari sumbangan simpatisan, bantuan teman,pengusaha,pinjaman bank/koperasi dan harta pribadi tentunya. Entah sudah berapa puluh atau ratus juta dana yang telah digelontorkan untuk biaya kampanye yang nantinya sebagian besar harus dikembalikan ke pemberinya. Dari sinilah sumber malapetaka itu sebenarnya berasal. Ketika nanti mereka sudah jadi wakil rakyat hal pertama yang harus mereka lakukan adalah bagaimana caranya agar pinjaman-pinjaman itu lunas, dengan memanfaatkan jabatan mereka tentunya. Lalu mereka melakukan korupsi,manipulasi dan lain-lainya. Mereka masih "untung" karena ada "sumber pendapatan" menjadi anggota DPR/DPRD/DPD. Lha,bagi yang kalah bagaimana ?

Pada umumnya bagi siapa saja, orientasi awal menjadi caleg adalah mereka ingin mempunyai kekuasan. Dengan kuasa itu mereka akan memperkaya diri dan orang-orang di dekatnya. Kesejateraan rakyat ? Itu masuk dalam nomor yang ke sekian kalinya. Makanya ketika mereka kalah sudah pasti mereka akan terguncang jiwanya alias stress berat. Stress karena malu, dan yang paling utama stress karena dililit utang. Karena beban yang sedemikian berat bisa saja ada sebagian dari caleg yang akan gila. Bicara soal caleg gila, berikut ini saya lampirkan tulisan dari harian SOLOPOS tentang Rumah Sakit Jiwa Solo yang mempersiapkan gedung khusus guna menampung para caleg yang stress gara-gara pemilu.

Sebuah bangunan mewah berdiri di salah satu sudut barat Rumah Sakit Jiwa Daerah (RSJD) Surakarta. Bangunan itu terkesan elite dengan sejumlah sekat-sekat ruang kamar. Di dalamnya, terdapat fasilitas lemari es, kursi sofa, almari, AC, kamar mandi, toilet, televisi serta kasur springbed. Semuanya masih beraroma baru dan mewah. Juga dilengkapi taman air yang didesain untuk menambah sejuk suasana.

Namun, siapa sangka bangunan yang digarap secara maraton itu dibuat untuk mengejar tenggat waktu 9 April 2009 nanti, di mana suara rakyat bakal menjadi taruhannya. Dan tentu saja bakal menentukan siapa para wakilnya yang duduk di kursi parlemen nanti.

"Dan Selasa (31/3) nanti, gedung ini akan diresmikan langsung oleh Gubernur Jawa Tengah, Bibit Waluyo. Kami berharap, gedung itu bisa menjadi ruangan khusus bagi para Caleg yang memiliki potensi sakit jiwa lantaran kalah bertarung," ujar Direktur RSJD Surakarta, Muhammad Sigit saat ditemui Espos di ruang kerjanya, Kamis (19/3).

Sigit menjelaskan, gagasan membangun gedung baru itu memang berkaitan erat dengan kecemasannya selama ini, yakni dampak psikologis akibat hajatan akbar Pemilu 2009. Dan menurutnya, para Caleg yang saat ini sedang bertarung mati-matian berebut kursi DPR, sangat berpotensi besar terserang depresi hingga berujung sakit jiwa.

Alasannya, kata sigit, jika Caleg itu gagal memperebutkan kursi DPR, maka selain harta yang terkuras habis, mereka juga menanggung malu, depresi, sakit hati, jengkel karena kalah persaingan, serta setumpuk persoalan yang sangat komplikasi.

"Kita memang tak mengharapkan bersama, sebagaimana yang dialami calon Bupati Ponorogo yang harus dirawat di RSJD itu. Namun, persiapan itu harus kami lakukan sejak dini. Dan kami membangun bangsal khusus bagi Caleg gagal," paparnya.

Selain kamar kelas elite berjumlah sembilan ruangan, RSJD rupanya juga tak tanggung-tanggung dalam memberikan persiapan pascaPemilu. Saat ini, sejumlah tim khusus psikoterapi serta perawat kelas profesional juga dibentuk. Maklumlah, pelayanan dan perawatan khusus bagi Caleg yang berpotensi sakit jiwa, kata Sigit, memang sengaja dipersiapkan sejak dini. Soalnya, kata Sigit, gangguan jiwa antara pasien yang hanya karena tekanan ekonomi, sangat berbeda dengan pasien yang gagal karena maju Caleg.

Makanya, bagi para Caleg persiapkan mental dari sekarang sembari meluruskan niat. Terjun ke dunia politik membutuhkan keikhlasan yang tinggi. Jangan sekedar berorientasi pada kekuasaan saja. Menjadi wakil rakyat bukan sebuah pekerjaan tempat meraih uang,melainkan jabatan yang sangat berat. Kalau cuma ingin memperkaya diri jangan jadi wakil rakyat,silakan anda bekerja atau membuat usaha sendiri. Jika memang nanti ada sebagian diantara anda yang stress bahkan gila, jangan khawatir. Sudah ada tempat untuk menampung anda-anda semua..Waspadalah...waspadalah ...!!!

Selengkapnya......

23 Januari 2009

Mengapa Yahudi Mengincar Bocah-Bocah Palestina?

Terjawab sudah mengapa agresi militer Israel yang biadab dari 27 Desember 2008 kemarin memfokuskan diri pada pembantaian anak-anak Palestina di Jalur Gaza. Seperti yang diketahui, setelah lewat dua minggu, jumlah korban tewas akibat holocaust itu sudah mencapai lebih dari 900 orang lebih. Hampir setengah darinya adalah anak-anak. Selain karena memang tabiat Yahudi yang tidak punya nurani, target anak-anak bukanlah kebetulan belaka.

Sebulan lalu, sesuai Ramadhan 1429 Hijriah, Khaled Misyal, pemimpin Hamas, melantik sekitar 3500 anak-anak Palestina yang sudah hafidz Alquran. Anak-anak yang sudah hafal 30 juz Alquran ini menjadi sumber ketakutan Zionis Yahudi. "Jika dalam usia semuda itu mereka sudah menguasai Alquran, bayangkan 20 tahun lagi mereka akan jadi seperti apa?" demikian pemikiran yang berkembang di pikiran orang-orang Yahudi.

Tidak heran jika-anak Palestina menjadi para penghafal Alquran. Kondisi Gaza yang diblokade dari segala arah oleh Israel menjadikan mereka terus intens berinteraksi dengan Alquran. Tak ada main video-game atau mainan-mainan bagi mereka. Namun kondisi itu memacu mereka untuk menjadi para penghafal yang masih begitu belia. Kini, karena ketakutan sang penjajah, sekitar 500 bocah penghafal Quran itu telah syahid.

Wahai jiwa-jiwa yang tenang
Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridhai-Nya
Dan masuklah ke dalam jamaah hamba-hamba-Ku
Dan masuklah ke dalam surga-Ku ( QS Al Fajr 27-30 )
-----------------------------------------------------------------------------------
Sumber dari email di tasnim.muhammad@pajak.go.id


Selengkapnya......

08 Januari 2009

Dia Mungkin Seumuran dengan Adikku

Dia mungkin seumuran dengan adikku yang paling kecil. Berjalan lincah dengan seorang anak perempuan yang memegang sebuah gitar kecil, mungkin kakaknya.Turun dari tangga jembatan penyeberangan, Saat itu aku baru saja keluar dari sebuah plasa di kawasan Semanggi. Jam di handphone-ku menunjukkan angka 9. Ah, seharusnya anak-anak itu sudah harus beristirahat, menjauh dari hiru pikuk jalanan. Bahkan tidak seharusnya mereka berada di tempat seperti itu. Aku jadi teringat adikku di rumah di kampung halaman, perawakannya sama dengan anak kecil tersebut. Mungkin usianya sekitar 3 tahunan. Bedanya saat yang sama adikku mungkin sudah tidur di pelukan ibuku.Sedangkan anak-anak itu masih lalu lalang menawarkan jasa bermain gitar dan menyanyikan lagu demi sekeping rupiah.

Dia masih terlalu dini untuk mengahadapi kerasnya hidup di Jakarta. Tapi itu adalah sebuah realita, sebuah fakta sosial yang sampai detik ini belum bisa dituntaskan secara total. Walaupun sudah ada beberapa usaha,baik oleh pemerintah maupun oleh lembaga-lembaga kemanusiaan namun hasilnya tidak begitu memuaskan. Kita bisa lihat, hampir di setiap sudut kota Jakarta ini terdapat anak-anak yang harus “bekerja”. Di lampu merah, di terminal, di halte-halte, di bis kota, dan di tempat – tempat yang di situ banyak orang maka pasti ada mereka. Bahkan masa yang seharusnya mereka nikmati dengan bermain dan belajar, mereka harus membanting tulang. Sudah begitu masih ada saja orang-orang yang tega memanfaatkan mereka dengan mengkoordinir dan menempatkan mereka di berbagai titik untuk mengamen, mengemis atau yang sejenisnya kemudian hasilnya sebagian besar diambil.

Saya lantas membayangkan jika yang berjalan dengan anak perempuan yang memegang gitar kecil itu adalah benar-benar adik saya. Berdosa sekali jika saya membiarkan hal itu terjadi. Lantas dimana orang tua mereka ? Apakah mereka tidak mencari-cari keberadaan mereka yang sampai malam begitu belum juga ada di rumah ? Apakah mereka tida khawatir dengan keberadaan mereka ? Tidak. Bagi orang tua, anak-anak tersebut adalah pahlawan bagi mereka. Tentu diselingi dengan perasaan yang dipenuhi dengan keterpaksaan, demi perut yang harus terisi. Dan demi nafas yang harus dijaga agar tetap berhembus. Kalau mau jujur, mereka tentu tidak akan membiarkan anak-anak mereka harus ikut menanggung beratnya beban hidup. Dan keterpaksaan jualah yang akhirnya membuat hal itu menjadi sesuatu yang sangat wajar dan cukup manusiawi, toh dengan cara tersebut mereka bisa tetap bertahan. Tapi sampai kapan hal tersebut akan tetap berlangsung ?. Hanya waktu yang bisa menjawabnya. Dan mengutip syair Ebiet G Ade, tanyalah pada rumput yang bergoyang.

Malam itu sebuah pelajaran berharga terbentang di hadapanku. Sebuah pelajaran bahwa aku harus sadar dan percaya, bahwa Tuhan sudah sangat baik terhadapku dan keluargaku. Sebuah pelajaran bahwa rasa syukur itu harus senantiasa tertanam dalam setiap langkah hidupku. Bersyukur karena adikku bisa menikmati masa kecilnya dengan keriangan,bersyukur karena sampai saat ini aku merasa cukup untuk bisa menjalani kehidupan di Jakarta yang keras ini.

Kepada pemerintah, mohon kiranya untuk dapat memberi perhatian lebih kepada anak-anak generasi mendatang itu dengan membuat program-program yang dapat membuat mereka lepas dari kehidupan jalanan. Jangan hanya membuat anggaran untuk kemudian dimakan atau dikorupsi. Masa depan Indonesia ada di tangan anak-anak zaman sekarang. Beri sanksi dengan hukuman paling berat kepada orang-orang yang tega berbuat korupsi, berbuat sesuatu yang membuat kenyang perut dia sendiri dan membuat orang lain sengsara.
Hidup anak-anak Indonesia !.

Selengkapnya......

31 Desember 2008

Perpanjangan Batas Waktu Sunset Policy

Untuk mengapresiasi antusiasme masyarakat yang tinggi terhadap kebijakan sunset policy, sebagai tindak lanjut isi dari pasal 37A ayat (1) UU KUP, Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pajak mengumumkan siaran pers tentang Perpanjangan batas waktu pelaksanaan pasal 37A ayat (1) UU KUP. Semoga dengan perpanjangan waktu yang diberikan mampu dimanfaatkan oleh masyarakat dengan sebaik-baiknya, sehingga akan benar-benar terwujud masyarakat yang sadar dan peduli pajak. Lunasi pajaknya awasi penggunaannya.

SIARAN PERS :
PERPANJANGAN BATAS WAKTU PELAKSANAAN PASAL 37A AYAT (1) UU KUP

Jakarta,30 Desember 2008-Untuk lebih kuat memperkuat basis perpajakan nasional dalam mengantisipasi dampak krisis keuangan global serta antusiasme masyarakat yang luar biasa dalam memanfaatkan Pasal 37A ayat (1) UU KUP (sunset policy) namun tidak dapat memenuhi batas waktu yang ditetapkan dalam Undang-undang, maka pemerintah memperpanjang sunset policy,baik penyampaian pembetulan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT Tahunan ) Pajak Penghasilan maupun pembayaran pajak yang kurang dibayar yang tadinya sampai dengan 31 Desember 2008 menjadi sampai dengan 28 Februari 2009. Produk hukum sebagai landasan perpanjangan sunset policy ini sedang dalam proses.
Demikian agar masyarakat maklum.
Selesai.

Direktur P2Humas

ttd


Djoko Slamet Surjoputro


Selengkapnya......

30 Desember 2008

Tiga Hari Untuk Selamanya

Kalau boleh disebut menakjubkan, mungkin hal itu bisa mewakili perasaan ketika mengikuti trip ke Taman Nasional Ujung Kulon ( TNUK ). Berpetualang bersama “wanita-wanita super”, dengan pengalaman masing-masing. Masih ada dalam pikiranku pertanyaan-pertanyaan mengapa sampai bisa aku memutuskan untuk ikut secara belum pernah bertemu dengan mereka sebelumnya. Itulah dengan pertimbangan matang,akhirnya aku putuskan untuk ikut setelah diberi tawaran ikut trip itu oleh Danang.
Dan, terjadilah sebuah perjalanan mengasyikkan dengan rombongan cewek-cwek tersebut. Sesosok makhluk yang bagi ( kebanyakan ) pria dianggap lemah,lembut, dan gemulai. Yang pekerjaannya tidak jauh dari sumur, dapur, dan kasur.

Biasanya kalau pergi ke suatu tempat,”populasi’ cewek yang ikut dalam tim sangat-sangat sedikit,malah seringnya tidak ada sama sekali. Namun untuk yang satu ini bertolak belakang dari biasanya, berbeda 180 derajat. Justeru kaum hawanya sangat mendominasi dengan komposisi 12 cewek dan 4 cowok, sehingga total rombongan kita ada 16 orang. Sungguh ternyata menjadi minoritas itu tidak enak ditambah aku belum kenal dan juga belum pernah bertemu walau sekali saja. Temu kenal sesaat hanya dilakukan di terminal Kalideres sebelum naik bis ke TNUK.

Harus aku akui, ini adalah salah satu pengalaman yang hebat yang pernah kualami. Bertemu dengan cewek-cewek yang hobi jalan dengan jam terbang yang tinggi membuat aku termotivasi juga. Mimpi-mimpi itu semakin memenuhi kepalaku. Mimpi untuk menjelajah lebih jauh lagi, mimpi untuk menikmati keindahan alam Indonesia yang telah Tuhan anugerahkan, mimpi untuk melihat dunia dari berbagai sisi.

Tiga hari itu akan menjadi prolog sebuah perjalanan panjang. Tak akan pernah ada kata berhenti untuk mencintai alam dengan berbagai macam isinya. Terima kasih kepada para sista atas perjalanannya : Wiwied,Syifa ( neng cipa ), JJ, Fita, Dian Olly, Dian Indosat,Dida, Rina, Anne, Mona,Wati dan Dini. Juga kepada teman anggota TAC ( Tax Adventurer Community ) :Danang, Aditya TK, dan Ashari( We are a great team, Man !)

Tiga hari bersama kalian akan menjadi kenangan untuk selamanya dalam hidup ini. Masih banyak tempat yang menunggu untuk kita singgahi. Masih banyak gunung yang harus didaki, laut yang harus di seberangi, sungai yang harus disusuri, hutan yang harus kita rambahi. Semoga kita dapat melakukan perjalanan kembali bersama-sama di kesempatan yang akan datang, dengan tujuan yang berbeda.

Tak mungkin orang dapat mencintai negeri dan bangsanya,
kalau orang tak mengenal kertas-kertas tentangnya.
Kalau dia tak mengenal sejarahnya.
Apalagi kalau tak pernah berbuat sesuatu kebajikan untuknya,”
(Pram)


Selengkapnya......

17 Desember 2008

Thailand, Tunggu Pembalasanku !!!

Sekali lagi Thailand membuktikan kelasnya masih di atas Indonesia. Dalam pertandingan tadi malam di Gelora Bung Karno, timnas Indonesia bertekuk lutut dengan skor tipis 0-1. Peluang untuk lolos ke final AFF Suzuki 2008 memang masih terbuka karena masih ada laga tandang ke Bangkok. Namun kemungkinannya tipis mengingat di laga kandang saja kalah apalagi nanti ketika bertandang ke markas mereka. Apakah asa itu masih ada ? Semoga kalimat bijak "bola itu bundar" dapat terwujud di leg kedua nanti.

Kecolongan gol di menit-menit awal seperti ketika melawan Singapura terulang lagi. Teerasil Dangda kali ini pelakunya dengan heading golnya di menit ke lima. Gol cepat ini membuat para pemain seperti kehilangan konsentrasi.Permainan timnas Indonesia tidak bisa berkembang. Aliran bola dari kaki ke kaki tidak bisa berjalan dengan baik. Pun dengan permainan sayapnya, karena kedua sayap timnas tidak bisa berkutik dengan ketatnya marking dari pemain Thailand. Sehingga sangat sedikit peluang yang membahayakan gawang Thailand. Saya sendiri merasa heran kenapa bisa seperti ini. Bentuk permainan ketika melawan Myanmar tidak bisa muncul. Yang ada malah serangan dibangun tanpa pola jelas. Yang membuat saya agak terhibur adalah penampilan Markus Horison, terlepas dari kesalahan yang dilakukannya sehingga kebobolan di menit awal. Beberapa kali ia melakukan penyelamatan gemilang yang mungkin akan membuat gawangnya kebobolan lebih banyak lagi.

Pertandingan semifinal kemarin juga meninggalkan kisah duka bagi teman saya. Dabo,calon fotographer, teman satu ruangan, kehilangan handphone Samsung ( mereknya lupa,yang jelas ada kameranya 2,0 megapixel). Kemungkinan besar terjadi ketika mengantri masuk ke stadion. Saya dan teman-teman yang lain ( total 9 orang ) memang sengaja beli tiket untuk yang kelas tribun atas. Nah, antriannya sangat padat. Berhubung Dabo bawa kamera Nikon nya, jadilah dia melindungi si kamera tadi dan dia sejenak terlena sama hp yang ditaruh di saku celananya. Sadar-sadarnya pas sudah masuk,dia meraba-raba celananya dan ngomong kalo hp-nya ga ada.
Mungkin ini kali ya yang dibilang sudah jatuh tertimpa tangga. Sudah dibela-belain kehilangan hp, ee timnas Indonesia melempem. Tapi ilangnya kok ga keren ya, mending kalo ilangnya pas ngantri di kelas VVIP, lha ini lagi ngantri di tribun, kasta paling bawah di Stadion GBK.( Kejam _________________ mode : ON ).

Semoga asa itu benar-benar masih ada. Ayo, timnas Indonesia !!! Kalahkan Thailand di kandangnya. Tunjukkan bahwa kalian bisa berbuat yang terbaik bagi bangsamu. Kami akan selalu mendukung perjuangan kalian. Hidup Timnas Merah Putih, Hidup Timnas Indonesia!!!

Selengkapnya......

01 Desember 2008

Sunset Policy di Puncak Gunung

Tiada hari tanpa sosialisasi, begitulah salah satu slogan DJP dalam rangka menyebarluaskan semua kebijakan perpajakannya kepada masyarakat. Termasuk juga kebijakan yang merupakan amanat dari Undang – Undang KUP ( UU no 28 tahun 2007 ), yaitu Sunset Policy. Sunset policy adalah kebijakan pemberian fasilitas perpajakan yang berlaku hanya di tahun 2008 dalam bentuk penghapusan sanksi administrasi perpajakan berupa bunga yang diatur dalam pasal 37 A Undang-undang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan ( UU no 28 tahun 2007 ). Undang – undang KUP tahun 2007 memberikan kewenangan kepada DJP untuk menghimpun data perpajakan dan mewajibkan instansi pemerintah,lembaga, asosiasi dan pihak lainnya untuk memberikan data kepada DJP. Ketentuan ini memungkinkan DJP mengetahui ketidakbenaran pemenuhan kewajiban perpajakan yang telah dilaksanakan masyarakat. Untuk menghindarkan masyarakat dari pengenaan sanksi yang timbul apabila masyarakat tidak melaksanakan kewajiban perpajakannya dengan benar, DJP di tahun 2008 ini memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada masayarakat untuk mulai memenuhi kewajiban perpajakan secara sukarela dan melaksanakannya dengan benar.

Mengingat kesempatan ini hanya berlaku selama tahun 2008 ini saja, maka DJP sangat gencar melakukan melakukan sosialisasi kebijakan ini ke semua lapisan masyarakat dengan harapan dapat meningkatkan kepatuhan dan kesadaran wajib pajak terhadap ketentuan perpajakan serta menjaring wajib pajak baru.

Hal itulah yang seharusnya juga dilakukan oleh pegawai dan keluarga besar Direktorat Jenderal Pajak. Jangan cuma menganggap hal tersebut adalah tugas bagian penyuluhan saja melainkan menjadi tanggung jawab bersama demi memujudkan masyarakat sadar dan peduli pajak. Kalau sebagai aparat pajak saja kita tidak peduli dengan hal itu, apa kata dunia ?

Semangat itulah yang melandasi kami ketika melakukan kegiatan pendakian ke Gunung Gede, Cibodas, Jawa Barat. Semangat spontanitas ( kalau boleh disebut seperti itu ) karena memang tidak pernah masuk dalam rencana sebelumnya. Niat awal kami hanya ingin sekedar refreshing, ingin menikmati keindahan alam dan melepas kepenatan setelah melakukan rutinitas harian. Sehingga muncul ide itu, sunset policy di puncak gunung. Tapi memakai apa ? kami tidak punya atribut pajak selain name tag yang kami pakai setiap hari. Ada niat ingin menghubungi bagian penyuluhan untuk “meminjam “ atribut,tapi waktunya sangat mepet. Sampai akhirnya ingat kalau kami pernah menerima pembagian stiker sunset policy untuk ditempel di kendaraan pribadi pegawai. Itulah yang kami bawa ke puncak gunung gede.

Sekedar usul saja kepada DJP agar juga melakukan sosialisasi perpajakan ke dalam komunitas pendaki gunung. Alasannya sederhana saja. Mayoritas pendaki gunung adalah kumpulan orang-orang dengan semangat nasionalisme tinggi. Anggota-anggota Mapala Universitas Indonesia,kelompok pecinta alam tertua di Indonesia (bersama Wanadri dari Bandung ),salah satu contohnya. Dalam halaman awal buku pegangan petualangan yang dimiliki seluruh anggotanya tertulis, "Nasionalisme tidak dapat tumbuh dari slogan atau indoktrinasi. Cinta tanah air hanya tumbuh dari melihat langsung alam dan masyarakatnya. Untuk itulah kami naik gunung".

Membayar pajak adalah salah satu wujud nasionalisme kepada negara. Jika nilai-nilai ini ditanamkan kepada orang-orang yang punya semangat nasionalisme dan cinta tanah air yang tinggi maka hasil yang dicapai juga akan maksimal. Rata-rata di tiap kampus di Indonesia punya organisasi pecinta alam. disamping itu, ada juga kelompok masyarakat,pekerja dll juga membentuk komunitas yang sama. Seperti kemarin ketika kami mendaki gunung gede bertemu dengan teman-teman dari Toyota Indonesia Adventurer Club, Cikarang Motor Club, serta komunitas pecinta alam dari salah satu parpol. Potensi sebagai agen penerus pengetahuan perpajakan ada dalam diri mereka bila DJP mau menggarapnya. Agen yang akan meneruskan semangat nasionalisme kepada orang-orang di sekitarnya.

Banyak jalan menuju Roma. Ada banyak cara untuk mewujudkan masyarakat sadar dan peduli pajak. Dan kita sebagai pegawai DJP, adalah wajib hukumnya membawa nilai-nilai nasionalisme dalam kehidupan sehari-hari ketika berinteraksi dengan orang-orang terdekat dengan kita. Dan jangan lupa,jika ada teman-teman yang berkunjung ke Cibodas apakah mau mendaki gunung atau hanya ingin ke kebun rayanya, mampir saja ke Warung Ibu Asih, anda akan menemukan stiker sunset policy yang telah dibawa ke puncak gede sebelumnya tertempel di display kacanya ( kalau tidak ada berarti sudah dilepas sama yang punya he..he..he).

Lunasi Pajaknya, Awasi Penggunaannya.

Selengkapnya......

19 November 2008

Sampeyan Maunya Apa ?

Untuk yang ke sekian kalinya, Nabi Muhammad Saw dihina dan dilecehkan. Tentu kita masih ingat dengan pemuatan kartun Nabi di koran Jyllands-Posten ( JP ), surat kebar dengan oplah terbesar di Denmark tanggal 30 September 2005 silam. Yang akhirnya memicu protes dari umat Islam di seluruh dunia dan sebagian besar umat agama lain, dengan dalih dan tameng kebebasan pers untuk berekpresi. Penggambaran yang sangat kejam dan sangat -sangat tidak mencerminkan rasa penghormatan kepada manusia paling mulia di dunia ini. Saya tidak akan menggambarkan kembali apa isi kartun tersebut, karena memang tidak pantas untuk kita saksikan.

Dan sekarang, ada lagi manusia laknat yang mencoba memancing kemarahan umat islam kembali. Tahu apa yang dilakukan laknat keparat tersebut ? Dia membuat Komik yang menggambarkan sosok Nabi Muhammad SAW . Kali ini komik tersebut dibuat dalam versi Indonesia. Pembuatnya hampir bisa dipastikan berasal dari Indonesia. Atau setidaknya, si pembuat bisa berbahasa Indonesia . Selain memunculkan gambar Nabi, komik itu juga penuh penghinaan terhadap Muhammad, nabi junjungan kaum Islam.

Komik tersebut dibuat dalam sebuah blog yang dihosting di wordpress.com. Komik ini tersebar dari orang ke orang lewat instant messenger dan surat elektronik.

Ada dua cerita dalam komik tersebut dengan judul 'Muhammad dan Zainab' dan 'Kartun Sex Muhammad dengan Budak'. Dua kartun tersebut, sangat banyak sekali menampilkan gambar yang disebutnya sebagai Nabi Muhammad. Pada 'Muhammad dan Zainab', misalnya, Nabi digambarkan sebagai sesosok orang mengenakan jubah hijau lengkap dengan surbannya. Wajah Nabi berewokan.

Padahal Islam melarang sosok Nabi Muhammad dihadirkan dalam gambar, foto maupun film. Bila ada kisah tentang Nabi Muhammad, hanya boleh ditampilkan dengan tulisan.

Tak hanya menampilkan gambar Nabi, komik di wordpress.com ini juga menggambarkan Muhammad sebagai sosok yang tidak pantas. Komik ini bercerita tentang kisah pernikahan Muhammad dengan Zainab yang merupakan mantan istri dari anak angkatnya, kisah Muhammad dengan Aisyah dan kisah Muhammad dengan budaknya, Mariah. Tiga kisah ini memang sering dijadikan senjata untuk memojokkan Islam.

Gambar-gambar Zainab dan Mariah dalam kartun ini ditampilkan dengan pakaian yang menggoda bahkan ada yang telanjang. Komik itu juga mengutip ayat-ayat Alquran dan hadist dengan penafsiran versi si komikus yang sangat menyesatkan.

Saya sangat pribadi sangat marah melihat komik tersebut. Apa sebenarnya maksud manusia laknat membuat komik seperti itu ? Mau mengadu domba umat Islam dengan agama tertentu ? Atas dasar apa ? Atas dasar dendam dan kebencian ? Atau apa ? Yang pasti dia harus segera meminta maaf kepada seluruh umat Islam atas perbuatan terkutuknya menghina Nabi Muhammad.

Alhamdulillah, ketika saya mengepost tulisan ini, situs blog yang memuat komik tersebut sudah diblokir.

Sebagian tulisan disarikan dari sini.


Selengkapnya......

29 Oktober 2008

Bagaimana Otak Kita Bekerja ?

Otak manusia sering disetarakan dengan komputer sebagai pengolah data dan informasi. Banyak penelitian menarik tentang cara kerja otak. Salah satu tujuan mengerti cara kerja otak ini adalah untuk memberikan manfaat supaya manusia bekerja lebih efisien. Karena otak memiliki cara tersendiri dalam mengolah data dan informasi yang masuk kedalamnya.

CPU yang memiliki cara kerja tersendiri.


Otak ini memang bekerja bagaikan sebuah CPU (Central Processing Unit) dari sebuah komputer. Cara kerjanya memiliki kesamaan. Tentunya sudah banyak penelitian menarik tentang cara kerja otak manusia. Salah satu yang dibawah ini memperlihatkan bagaimana otak mengolah informasi yang masuk, dimana seringkali tidak benar ataupun tidak lengkap.

Namun kemampuan otak ini sangat mengagumkan. Otak tidak memerlukan seluruh data yang diterima ini harus 100% benar dan akurat. Bahkan banyak kesalahan yang akan “dimaafkan” oleh otak. Data yang tidak lengkap pun dapat dicerna dengan cara enkripsi yang unik !

Hanya perlu setengah

Otak hanya memerlukan setengah dari data sudah cukup untuk menangkap makna. Dengan demikian kita dapat mengefisienkan kerja kita dengan mengetahui cara kerja otak. Dengan mengetahui cara kerjanya maka kita dapat ngakali supaya kerja kita lebih efisien dan efektif.






Baca tulisan diatas, mestinya kau bisa baca

Coba lihat gambar atau tulisan atas ini. Tanpa memberikan keseluruhan huruf mestinya anda bisa membacanya kan ? Otak akan berusaha menebak-nebak apa kira-kira tulisan disebelah ini

Dengan mekanisme enkripsi yang unik inilah otak manusia akan mencoba mengerti makna dari grafis-grafis yang ada.

Coba bandingkan dengan yang dibawah ini.





Mana yang lebih mudah dibaca ? Yang atas atau yang bawah

Setengah dibawah akan lebih mempersulit mengetahui isi dari tulisan. Namun dengan menebak-nebak-pun mungkin otak kita masih mampu menangkap maknanya.

Kenapa demikian ?

Otak selalu mencoba mencari-cari makna berdasarkan atas memori yang sudah ada di dalamnya. Otak manusia ini sejatinya tidak malas. Otak selalu mencoba mencari-cari makna berdasarkan memori atau data yang sudah ada di dalamya. Dan otak akan berusaha mencocokkannya.

Orang asing atau orang yang tidak pernah mengetahui bahasa Indonesia tentunya akan lebih sulit mengetahui isi tulisan ini, karena tidak ada dalam memorinya. Misalnya yang saya tulis itu bahasa Jerman, tentunya bagi yang tidak pernah belajar bahasa Jerman juga kesulitan. Dengan demikian semakin banyak isi otak ini dengan memasukkan data misalnya membaca, semakin banyak otak memiliki informasi. Sehingga dengan informasi di dalam otak akan semakin mudah kita belajar hal yang baru.

Hanya ujung yang diperlukan ?

Bagaimana dengan tulisan di sebelah ini ? Mungkin pernah mendapatkan tulisan atau artikel yang mirip dengan hal ini, kan ?
Nah apa yang kita pelajari dari sini ?

Ternyata dalam mengolah informasi otak manusia lebih mementingkan atau memerlukan bagian atas, bagian depan dan bagian akhir. Bagian tengah boleh saja ancur-ancuran. Otak akan berusaha mengolahnya berdasarkan memori yang sudah ada.

Aplikasinya ?

Nah kalau kita akan mengikuti interview kerja, atau kita akan melakukan presentasi konsentrasikan lebih banyak pada : Penampilan bagian atas. Buatlah pendahuluan dan kesimpulan (Introduction and Conclusion) semenarik mungkin.

Juga kalau kamu terburu-buru atau merasa ngga cukup waktu, maka konsentrasikan saja pada bagian pendahuluannya serta kesimpulan. Yang tengah salah-salah dikit ngga papa. Dont sweat with the detail in the middle !

Hal-hal sederhana diatas itulah yang akan diingat-ingat oleh orang lain atau peserta presentasi anda. Mereka tidak akan ingat apa saja detil isi dari presentasi anda di bagian tengah. Mereka bahkan lupa atau tidak tahu bahwa anda melakukan kesalahan di bagian tengah tadi.

Jumlah perkataan dalam bahasa Indonesisa itu mungkin terbatas. Tetapi dengan mengkombinasikan kata-kata itulah muncul pengetahuan-pengetahuan baru. Dengan demikian mudah dimengerti bahwa semakin banyak isi memori di dalam otak kita, semakin mudah kita mempelajari hal yang baru. Karena setiap kali kita membaca dan belajar ada tambahan-tambahan memori yang menjadikan perbendaharaan kata-kata baru yang akan saling melengkapi.

Pandangan pertama ini sangat menentukan !

Dalam proses wawancara kerja, seseorang interviewer (pewawancara) yang canggih rata-rata hanya memerlukan 3 menit untuk mengetahui tentang diri anda. Satu jam selebihnya hanya meyakinkan apakah impresi 3 menitnya memang benar.

For sumber.

Selengkapnya......

15 Oktober 2008

Saat Kita Sudah Menjadi Mayat

Setiap pangkal selalu ada ujung. Setiap permulaan selalu ada akhir. Setiap yang bernyawa pasti akan mati. Setiap manusia sudah ditentukan berapa umur yang akan dibawanya. Sebab mati tak kenal kasta, harta, dan kuasa. Ketika saatnya tiba,kita tidak akan pernah bisa memundurkannya atau memajukannya. Kita juga tidak bisa bersembunyi walau di benteng yang tinggi sekalipun. Sudahkah kita membayangkan apa yang terjadi ketika nyawa sudah lepas dari raga kita ?

Yang akan mengiringi kepergian mayat ke kuburnya ada 3 hal, yaitu :
1. Keluarganya
2. Hartanya
3. Amalnya

Ada dua hal yang akan kembali dan satu hal yang akan menemaninya
1. Keluarga dan Hartanya Akan Kembali
2. Sementara Amalnya Akan Tinggal Bersamanya.

Maka ketika Roh Meninggalkan Jasad...
Terdengarlah Suara Dari Langit Memekik, "Wahai Fulan Anak Si Fulan :
a. Apakah Kau Yang Telah Meninggalkan Dunia, Atau Dunia Yang meninggalkanmu ?
b. Apakah Kau Yang Telah Menumpuk Harta Kekayaan, Atau Kekayaan Yang Telah Menumpukmu ?
c. Apakah Kau Yang Telah Menumpuk Dunia, Atau Dunia Yang Telah Menumpukmu ?
d. Apakah Kau Yang Telah Mengubur Dunia, Atau Dunia Yang Telah Menguburmu

Ketika Mayat Tergeletak Akan Dimandikan....
Terdengar Dari Langit Suara Memekik, "Wahai Fulan Anak Si Fulan :
a. Mana Badanmu Yang Dahulunya Kuat, Mengapa Kini Te rkulai Lemah
b. Mana Lisanmu Yang Dahulunya Fasih , Mengapa Kini Bungkam Tak Bersuara
c. Mana Telingamu Yang Dahulunya Mendengar, Mengapa Kini Tuli Dari Seribu Bahasa ?
d. Mana Sahabat-Sahabatmu Yang Dahulunya Setia, Mengapa Kini Raib Tak Bersuara"

Ketika Mayat Siap Dikafan...
Suara Dari Langit Terdengar Memekik,"Wahai Fulan Anak Si Fulan :
a. Berbahagialah Apabila Kau Bersahabat Dengan Ridha
b. Celakalah Apabila Kau Bersahabat Dengan Murka Allah

Wahai Fulan Anak Si Fulan...
Kini Kau Tengah Berada Dalam Sebuah Perjalanan Nun Jauh Tanpa Bekal
Kau Telah Keluar Dari Rumahmu Dan Tidak Akan Kembali Selamanya
Kini Kau Tengah Safar Pada Sebuah Tujuan Yang Penuh Pertanyaan."

Ketika MayatDiusung....
Terdengar Dari Langit Suara Memekik, "Wahai Fulan Anak Si Fulan..
a. Berbahagialah Apabila Amalmu Adalah Kebajikan
b. Berbahagialah Apabila Matimu Diawali Tobat
c. Berbahagialah Apabila Hidupmu Penuh Dengan Taat."

Ketika Mayat Siap Dishalatkan....
Terdengar Dari Langit Suara Memekik, "Wahai Fulan Anak Si Fulan..
a. Setiap Pekerjaan Yang Kau Lakukan Kelak Kau Lihat Hasilnya Di Akhirat
b. Apabila Baik Maka Kau Akan Melihatnya Baik
c. Apabila Buruk, Kau Akan Melihatnya Buruk."

Ketika MayatDibaringkan Di Liang Lahat....
terdengar Suara Memekik Dari Langit,"Wahai Fulan Anak Si Fulan...
Apa Yang Telah Kau Siapkan Dari Rumahmu Yang Luas Di Dunia Untuk Kehidupan Yang Penuh Gelap Gulita Di Sini

Wahai Fulan Anak Si Fulan...
a. Dahulu Kau Tertawa, Kini Dalam Perutku Kau Menangis
b. Dahulu Kau Bergembira,Kini Dalam Perutku Kau Berduka
c. Dahulu Kau Bertutur Kata, Kini Dalam Perutku Kau Bungkam Seribu Bahasa."

Ketika SemuaManusia Meninggalkannya Sendirian....Allah Berkata Kepadanya, "Wahai Hamba-Ku.....
Kini Kau Tinggal Seorang Diri
Tiada Teman Dan Tiada Kerabat
Di Sebuah Tempat Kecil, Sempit Dan Gelap..
Mereka Pergi Meninggalkanmu.. Seorang Diri
Padahal, Karena Mereka Kau Pernah LanggarPerintahku

Hari Ini,....
Akan Kutunjukan Kepadamu
Kasih Sayang-Ku
Yang Akan Takjub Seisi Alam
Aku Akan Menyayangimu
Lebih Dari Kasih Sayang Seorang Ibu Pada Anaknya".

Kepada Jiwa-Jiwa Yang Tenang Allah Berfirman, "Wahai Jiwa Yang Tenang
Kembalilah Kepada Tuhanmu
Dengan Hati Yang Puas Lagi Diridhai-Nya
Maka Masuklah Ke Dalam Jamaah Hamba-Hamba-Ku
Dan Masuklah Ke Dalam Jannah-Ku"

Tuhan, ampuni aku dan keluargaku jika selama ini lalai kepadamu
Jika selama ini tak mampu mensyukuri nikmatMu
Jika selama ini tak menjalankan perintahMu
Berilah hamba kekuatan iman dalam menempuh hidup di dunia ini

Selengkapnya......

10 Oktober 2008

Pikirkan Sebelum Berbuat

Hari ini sebelum kamu mengatakan kata-kata yang tidak baik,
Pikirkan tentang seseorang yang tidak dapat berbicara sama sekali

Sebelum kamu mengeluh tentang rasa dari makananmu,
Pikirkan tentang seseorang yang tidak punya apapun untuk dimakan.

Sebelum anda mengeluh tidak punya apa-apa
Pikirkan tentang seseorang yang meminta-minta dijalanan.

Sebelum kamu mengeluh bahwa kamu buruk,
Pikirkan tentang seseorang yang berada pada tingkat yang terburuk didalam hidupnya.

Sebelum kamu mengeluh tentang suami atau istri anda.
Pikirkan tentang seseorang yang memohon kepada Tuhan untuk diberikan teman hidup

Hari ini sebelum kamu mengeluh tentang hidupmu,
Pikirkan tentang seseorang yang meninggal terlalu cepat

Sebelum kamu mengeluh tentang anak-anakmu,
Pikirkan tentang seseorang yang sangat ingin mempunyai anak tetapi dirinya mandul

Sebelum kamu mengeluh tentang rumahmu yang kotor karena pembantumu tidak mengerjakan tugasnya,
Pikirkan tentang orang-orang yag tinggal dijalanan

Sebelum kamu mengeluh tentang jauhnya kamu telah menyetir,
Pikirkan tentang seseorang yang menempuh jarak yang sama dengan berjalan

Dan disaat kamu lelah dan mengeluh tentang pekerjaanmu,
Pikirkan tentang pengangguran, orang-orang cacat yang berharap mereka mempunyai pekerjaan seperti anda.

Sebelum kamu menunjukkan jari dan menyalahkan orang lain,
ingatlah bahwa tidak ada seorangpun yang tidak berdosa,

Kita semua menjawab kepada Sang Pencipta
Dan ketika kamu sedang bersedih dan hidupmu dalam kesusahan,
Tersenyum dan berterima kasihlah kepada Tuhan bahwa kamu masih hidup !

Life is a gift
Live it...
Enjoy it...
Celebrate it...
And fulfill it.

Cintai orang lain dengan perkataan dan perbuatanmu
Cinta diciptakan tidak untuk disimpan atau disembunyikan
Anda tidak mencintai seseorang karena dia cantik atau tampan,
Mereka cantik/tampan karena anda mencintainya

It's true you don't know what you've got until it's gone, but it's
also true You don't know what you've been missing until it arrives!!!

Disarikan dari sini.

Selengkapnya......

09 Oktober 2008

Ketika Setan Membentangkan Sajadah

Sebuah fenomena yang saat ini terjadi di tengah masyarakat (muslim) kita ketika menjalankan sholat berjamaah di masjid. Ada berbagai aksesoris dengan nilai yang berbeda-beda. Mulai dari pakaian yang dikenakan,tasbih yang diputar,peci yang dipakai,dan sajadah yang dibentangkan untuk bersujud,dengan harga dan ukuran yang bertingkat. Dari yang murah sampai yang paling mahal. Semoga cerita ini mampu membuka pikiran dan mata hati kita,bahwa setan selalu punya cara menggoda manusia. Dia mampu menyusup di mana saja dan kapan saja, lalu akhirnya melekat di dalamnya. Bahkan di tempat dan kondisi yang tidak dapat kita duga sebelumnya. Seperti yang tersaji dalam cerita berikut ini.

Siang menjelang zuhur. Salah satu Iblis ada di Masjid. Kebetulan hari itu hari Jumat, saat berkumpulnya orang yang ingin menjalankan ibadah sholat Jumat. Iblis sudah ada di dalam Masjid. Ia nampak begitu khusyuk.

Orang mulai berdatangan. Iblis menjelma menjadi ratusan bentuk & masuk dari segala penjuru, melalui jendela, pintu, ventilasi atau masuk melalui lubang pembuangan air. Pada setiap orang, Iblis juga masuk melalui telinga, ke dalam saraf mata, ke dalam urat nadi, lalu menggerakkan denyut jantung setiap para jemaah yang hadir. Iblis juga melekat di setiap sejadah.

“Hai, Blis!“, Kiyai berseru, ketika baru masuk ke Masjid itu.

Iblis merasa terusik : “Kau kerjakan saja tugasmu, Kiyai. Tidak perlu kau melarang saya. Ini hak saya untuk mengganggu setiap orang dalam Masjid ini!“, jawab Iblis marah.

“Ini rumah Tuhan, Iblis! Tempat yang suci, kalau kau mahu mengganggu, kau lakukan diluar nanti!“, Kiyai coba mengusir.

“Kiyai, hari ini, adalah hari uji coba sistem baru“.

Kiyai termangu.

“Saya sedang menerapkan cara baru, untuk menjerat kaummu”

“Dengan apa?” tanya Kiyai.

“Dengan sajadah!” jawab Iblis

“Apa yang dapat kau lakukan dengan sajadah, Blis?”

“Pertama, saya akan masuk ke setiap pemilik saham industri sajadah. Mereka akan saya jebak dengan mimpi untung besar. Sehingga, mereka akan tega memeras buruh untuk bekerja dengan upah yang sedikit, demi keuntungan besar!”

“Ah, itu kan memang cara lama yang sering kau pakai. Tidak ada yang baru, Blis?”

“Bukan itu saja Kiyai…” tukas Iblis.

“Lalu?” Jawab Kiyai.

Iblis menjawab, “Saya juga akan masuk pada setiap designer sajadah. Saya akan menumbuhkan gagasan, agar para designer itu membuat sajadah yang lebar-lebar”

“Untuk apa?” tukas Kiai.

“Supaya, saya lebih berpeluang untuk menanamkan rasa egois di setiap kaum yang Kau pimpin, Kiyai! Selain itu, Saya akan lebih leluasa, masuk dalam barisan sholat. Dengan sajadah yang lebar maka barisan shaf akan renggang. Dan saya ada dalam kerenganggan itu. Di situ Saya dapat ikut membentangkan sajadah“. jawab Iblis dengan yakin.

Dialog Iblis dan Kiyai terputus seketika.

Dua orang datang, dan keduanya membentangkan sajadah. Keduanya berdampingan. Salah seorang memiliki sajadah yang lebar. Sementara yang seorang lagi, sajadahnya lebih kecil.

Orang yang punya sajadah lebar tanpa melihat kiri kanan terus saja membentangkan sajadahnya. Sementara, orang yang mempunyai sajadah lebih kecil, tidak enak hati jika harus mendesak jamaah lain yang sudah terlebih dahulu datang.

Tanpa berfikir panjang, pemilik sejadah kecil membentangkan saja sajadahnya, sehingga sebagian sajadah yang lebar tertutup sepertiganya. Kemudian keduanya melakukan sholat sunnah.

“Nah, lihat itu Kiyai!“, Iblis memulai dialog lagi.

“Yang mana?” Kiyai menjawab.

“Ada dua orang yang sedang sholat sunnah itu. Mereka mempunyai sajadah yang berbeda ukuran. Lihat sekarang, aku akan masuk diantara mereka“. Seru Iblis yang kemudian lenyap.

Ia sudah masuk ke dalam barisan shaf. Kiyai hanya memperhatikan kedua orang yang sedang melakukan sholat sunnah. Kiyai akan melihat kebenaran rencana yang dikatakan Iblis sebelumnya.

Pemilik sajadah lebar, rukuk. Kemudian sujud. Tetapi, sambil bangun dari sujud, dia membuka sajadahya yang tertindih, lalu meletakkan sajadahnya di atas sajadah yang kecil.

Hingga sajadah yang kecil kembali berada di bawahnya.

Dia kemudian berdiri. Sementara, pemilik sajadah yang lebih kecil, melakukan hal yang serupa.

Dia juga membuka sajadahnya, karena sajadahnya ditindih oleh sajadah yang lebar.

Keadaan ini berjalan sampai akhir sholat. Bahkan, pada ketika sholat wajib juga, kejadian-kejadian seperti ini beberapa kali terihat di beberapa masjid. Orang lebih memilih menjadi di atas, daripada menerima di bawah. Di atas sajadah, orang sudah berebut kekuasaan atas lainnya.

Siapa yang memiliki sajadah lebar, maka, ia akan meletakkan sajadahnya diatas sajadah yang kecil.

Sajadah sudah dijadikan Iblis sebagai perbedaan kelas. Pemilik sajadah lebar, diindentikkkan sebagai para pemilik kekayaan, yang setiap saat harus lebih di atas dari pada yang lain.

Dan pemilik sajadah kecil, adalah kelas bawahan yang setiap saat akan selalu menjadi subordinat dari orang yang berkuasa. Di atas sajadah, Iblis telah mengajari orang supaya selalu menguasai orang lain.

“Astaghfirullahal adziiiim“, ujar sang Kiyai perlahan.


Selengkapnya......

16 September 2008

Demi Tigapuluh Ribu, Aku Mati !

Setiap manusia memang akan mati
Tak kenal muda tak kenal tua
Sebab sakit atau tidak
Kalo waktunya mati ya mati saja
Tapi tak pernah aku menyangka
Aku akan mati dengan cara seperti ini
Setiap berdoa aku ingin mati dengan khusnul khotimah
Mati dengan cara yang normal, lembut dan tidak menyakitkan
Bukan mati karena terinjak-injak,berdesak-desakan
Bukan mati karena dipaksa
Tahukah kau rasanya mati seperti aku ?
Sakit!!!

Tapi
Demi nafas yang terus ingin aku sambung
Demi perut lapar yang menanti kenyang
Demi redanya tangis anak dan cucu di rumah
Demi tigapuluh ribu rupiah yang sudah menanti
Aku rela mengantri
Namun karena itu pulalah aku mati
Ya, demi tigapuluh ribu aku mati

Itulah harga nyawaku
Pertanyaannya adalah mengapa aku yang harus mati
Kenapa tidak koruptor saja yang mati ?
Aku tidak pernah membuat orang susah
Apalagi merusak tatanan negara
Aku hanya orang yang selalu tetap berusaha tersenyum
Meski cap miskin dan tidak mampu melekat di badanku

Demi tigapuluh ribu aku mati
Ironis,tragis,miris

_______________________________________________________________________
Tulisan di atas adalah gambaran perasaan tentang peristiwa yang terjadi di pasuruan kemarin. Total 21 nyawa melayang sia-sia, mati terinjak dan kehabisan nafas. Perasaan suka cita karena akan menerima pembagian zakat secara langsung dari sang dermawan berubah menjadi duka. Semakin trenyuh mengingat kejadian itu berlangsung di bulan Ramadhan dan 2 minggu kemudian Idul fitri.

Sebenarnya peristiwa seperti itu tidak perlu terjadi jika saja niat yang tulus diiringi dengan cara yang baik dan benar dalam pelaksanaannya. Cara penyampaian zakat secara langsung dengan mendatangkan penerima zakat adalah cara yang tradisional primitif, dan sederhana. Langkah yang bijak adalah dengan menyalurkannya ke lembaga amil zakat yang resmi sehingga lebih profesional, pembagiannya pun lebih merata. Kalaupun ingin meyampaikan secara langsung hendaklah ia yang mendatangi penerima zakat ,door to door. Saya masih ingat ketika waktu kecil dulu diajak nenek keliling kampung membagi gabah hasil panen ke orang-orang yang kurang beruntung. Orang jaman dulu kan belum mengenal apa itu lembaga amil zakat. Jadi mereka datang langsung ke rumah orang yang ingin diberi zakat.
Apa yang terjadi di Pasuruan adalah karena memakai sistem yang tradisional tadi. Bedanya dia tidak mendatangi orang,tapi orangnya yang didatangkan. Apalagi sebelum hari H sudah disebar pamflet bahwa akan ada pembagian zakat sehingga otomatis banyak orang yang tahu. Diperparah tanpa melakukan upaya koordinasi dengan aparat pemerintah dan izin kepolisian untuk menyelenggarakan kegiatan tersebut. Pembagian BLT dari pemerintah yang dijaga aparat saja bisa rusuh apalagi ini yang tidak ada koordinasi. Lalu terjadilah peristiwa tersebut.

Dari sisi agama pun sebenarnya kita dianjurkan untuk menyembunyikan tangan ketika memberi. Artinya jangan sampai kita mengumbar kepada khalayak bahwa kita sudah memberi sesuatu pada si A. Atau mengumumkan di media cetak/radio jika kita pada hari X akan mengadakan acara santunan. Perbuatan yang demikian lazim disebut dengan riya. Akan menjadi sia-sia amal kebaikan yang kita kerjakan jika ada riya dibalik semua itu. Mungkin kita mendapat label orang baik,dermawan,baik hati dari masyarakat yang melihat perbuatan kita. Namun di mata Allah itu semua bullshit, nothing,tidak ada apa-apanya. Yang ada malah menambah saldo dosa kita. Selayaknya niat yang mulia itu dilakukan dengan cara yang mulia pula.

Dengan melihat kasus tersebut, menjadi tugas bagi lembaga amil zakat ( LAM ) untuk lebih menarik minat masyarakat dalam rangka menyalurkan zakatnya. Sosialisasi tentang LAM harus digencarkan lagi untuk menumbuhkan rasa percaya masyarakat terhadap LAM. Para pejabat,tokoh masyarakat,dan publik figur lainnya harus memberi contoh dengan menyalurkan zakatnya melalui LAM. Dengan langkah tersebut diharapkan masyarakat akan mengikutinya dan lalu datang ke lembaga amil zakat dan menunaikan kewajibannya sebagai orang yang mampu.

Sekarang tugas bagi aparat kepolisian mengungkap tuntas peristiwa tersebut berikut motif dibalik diadakannya acara pembagian zakat secara langsung. Sampai tulisan ini diposting polisi sudah menetapkan Farouk,anak kedua Syaikon,sebagai tersangka. Farouk dijerat pasal 359 KUHP karena dianggap lalai hingga mengakibatkan seseorang meninggal dengan ancaman hukuman 5 tahun. Ke depannya jika ada peristiwa serupa, polisi harus reaktif manakala melihat ada rombongan arus ribuan manusia yang menuju satu titik. Harus segera dicari tahu ada acara apa dan memberikan pengamanan jika memang ada potensi terjadi kerusuhan.

Tragedi Pasuruan memberi pelajaran bagi kita semua bahwa masih banyak saudara-saudara kita yang hidup di bawah garis kemiskinan. Bagi kita dan sebagian orang, duit 30 ribu mungkin sangat kecil,tapi bagi mereka sangatlah berarti. Mereka rela antri berdesak-desakan,panas-panasan demi mendapatkannya. Bahkan sampai ada yang menukarnya dengan nyawa. Semoga mereka yang meninggal mendapat tempat yang layak di sisi Tuhan.

Selengkapnya......

08 September 2008

Teman Sejati

Teman sejati mengerti ketika kamu berkata," Aku lupa"! Menunggu selamanya ketika kamu berkata, "Tunggu sebentar"!. Dia akan tetap tinggal ketika kamu berkata," Tinggalkan aku sendiri"!. Serta akan membukakan pintu meskipun kedua tanganmu belum mengetuk.

Mencintai bukanlah bagaimana kamu melepaskan, melainkan bagaimana kamu memaafkan. Bukan bagaimana kamu mendengarkan melainkan bagaimana kamu mengerti. Bukanlah apa yang kamu lihat melainkan apa yang kamu rasakan. Bukanlah bagaimana kamu membiarkan melainkan bagaimana kamu bertahan

Lebih berbahaya mencucurkan air mata dalam hati daripada menangis tersedu-sedu. Sebab air mata yang keluar dapat dihapus,sementara air mata yang tersembunyi menggoreskan luka yang takkan pernah hilang. Dalam urusan cinta kita sangat jarang menang. Tapi ketika cinta itu tulus,meskipun kalah, kamu akan tetap merasa menang hanya karena kamu berbahagia dapat mencintai seseorang.

Akan tiba saatnya dimana kamu harus berhenti mencintai yang kamu cintai. Bukan karena yang kamu cintai itu berhenti mencintai kita,melainkan karena kita menyadari bahwa dia akan lebih berbahagia apabila kita melepaskannya.

Apabila kamu benar-benar mencintai seseorang jangan lepaskan dia. Kadang kala orang yang kamu cintai adalah orang yang paling membuat sakit hatimu. Dan kadang kala teman yang menangis bersamamu adalah cinta yang tidak kamu sadari. Atas dasar itu mungkin tak pernah ada lagi pertanyaan, "Ada apa dengan cinta"?

Selengkapnya......

29 Agustus 2008

Marhaban Yaa Ramadhan

If there is a day, there must be a night
If there is a black, there must be a white
If there is a mistake, there must be forgiveness

Bila ada kata yang tak terjaga....
Bila ada janji yang terlupa....
Bila ada hati yang berprasangka....
Bila ada perilaku yang tak berkenan....
Mohon maaf lahir dan batin.

MARHABAN YAA RAMADHAN..............

Bulan dimana nafas kita menjadi tasbih, tidur kita menjadi ibadah,amal kita diterima dan demi doa yang diijabah.

Bulan agung yang diciptakan Yang Maha Agung, bulan suci yang diciptakan Yang Maha Suci.
Bulan saat dimana Alqur'an Karim diturunkan....

Sebelum cahaya surga padam, sebelum nafas kita terhenti
Sebelum pintu taubat tertutup
Sebelum Bulan suci yang beberapa saat lagi datang..
Mohon maaf lahir batin

Selamat menunaikan ibadah ramadhan 1429 h. Semoga kita dapat mengisinya dengan penuh kerendahan hati,kebersihan jiwa,kekuatan iman, dan menjadikan kita menjadi hamba Nya yang bertakwa.

AMIIN.......

Selengkapnya......